- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tentara Korut Bunuh Diri u...
Tentara Korut Bunuh Diri untuk Hindari Penangkapan oleh Ukraina
Selasa, 31 Des 2024, 02:30 WIBWASHINGTON DC â Seorang pejabat senior Amerika Serikat (AS) melaporkan bahwa beberapa tentara Korea Utara (Korut) memilih bunuh diri daripada menyerah kepada pasukan Ukraina dalam pertempuran di wilayah Kursk, Russia. Laporan itu mengemuka setelah Ukraina melaporkan adanya kasus militer Korut yang mengeksekusi tentaranya sendiri untuk mencegah penangkapan mereka.
Militer Korut telah melancarkan serangan besar-besaran namun tanpa harapan terhadap pasukan Ukraina di Kursk atas perintah pimpinan militer Russia dan Korut, kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, John Kirby.
âTentara-tentara Korut ini tampaknya sangat terdoktrin, mendorong serangan-serangan meskipun sudah jelas bahwa serangan-serangan itu sia-sia,â ucap Kirby seperti dikutip dari kantor berita RFA, Minggu (29/12).Â
âKami juga mendapat laporan tentang tentara Korut yang bunuh diri daripada menyerah kepada pasukan Ukraina, kemungkinan besar karena takut akan pembalasan terhadap keluarga mereka di Korut jika mereka tertangkap.â
Kirby pun mengatakan bahwa taktik serangan gelombang tentara Korut tidak terlalu efektif. âFaktanya, kami menilai bahwa mereka telah mengakibatkan banyak korban jiwa bagi pasukan Korut. Perkiraan kami, hingga saat ini, mereka telah menderita lebih dari 1.000 korban tewas atau terluka dalam pertempuran ini hanya dalam sepekan terakhir. Jelas bahwa Russia dan para pemimpin militer Korut memperlakukan pasukannya sebagai barang habis pakai dan memerintahkan serangan tanpa harapan terhadap Ukraina,â tutur dia.
Saat ini diperkirakan ada 12.000 tentara Korut yang berada di Russia untuk mendukung upaya perangnya melawan Ukraina di Kursk. Namun baik Moskwa maupun Pyongyang tidak mengakui bahwa tentara Korut terlibat dalam pertempuran di Kursk, apalagi memberikan komentar mengenai jumlah korban. SB/RFA/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Dinas Keamanan Ukraina Menganggap Serangan Russia terhadap Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir sebagai Kejahatan Perang
-
Makin Genting, AS Diisukan Siapkan Pasukan Darat untuk Serang Iran
-
Singapura dan Australia meningkatkan Perlindungan Perdagangan Minyak dan Gas
-
Zelenskiy Kirim Surat Terbuka ke Putin, Usulkan Pertemuan Akhiri Perang
-
Soal Larangan Vape, Komisi IX DPR Nilai Perlu Dipertimbangkan Serius Demi Lindungi Generasi Muda
-
Warga Perlu Didorong Ramai-ramai Membuat Biopori Guna Kurangi Dampak Banjir
-
Putin Mengisyaratkan Perang Ukraina akan Segera Berakhir dan Siap Bertemu Zelenskyy di Negara Ketiga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.