Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Mau Dikurangi Poin, PSM Ajukan Banding Atas Insiden 12 Pemain Saat Lawan Barito

📅 Selasa, 31 Des 2024, 05:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Mau Dikurangi Poin, PSM Ajukan Banding Atas Insiden 12 Pemain Saat Lawan Barito Doc: ANTARA/Andri Saputra
Ket. Foto arsip - Pesepak bola PSM Makassar Victor Luiz.

Jakarta - PSM Makassar mengajukan banding terkait insiden 12 pemain yang berada dalam satu lapangan saat pertandingan melawan Barito Putera pada pertandingan Liga 1 di Stadion Batakan, Balikpapan, 22 Desember lalu.

Pada 28 Desember, PSM menerima surat keputusan Komite Disiplin (Komdis) PSSI yang menyatakan PSM kalah 0-3 dari Barito Putera, didenda sebesar Rp90 juta dan dikenai pengurangan tiga poin.

"PSM Makassar telah mengajukan banding kepada Komite Banding PSSI pada pagi hari ini. Sesuai dengan Pasal 120, 121, dan 122 Kode Disiplin PSSI, PSM Makassar memiliki waktu hingga tujuh hari untuk menyampaikan memori banding," tulis PSM dalam keterangan resmi pada Senin.

Manajemen PSM berharap Komdis PSSI meninjau kembali keputusan itu dengan mempertimbangkan sejumlah bukti dan fakta yang telah mereka sampaikan.

"Klub juga menegaskan komitmennya untuk terus menjunjung tinggi sportivitas dan integritas dalam kompetisi," tulis PSM.

Dalam konferensi pers klub PSM, Senin, Manajer PSM Muhammad Nur Fajrin menjelaskan kronologi 12 pemain PSM bisa berada di lapangan.

Fajrin mengatakan masalah itu disebabkan oleh kesalahan teknis perangkat pertandingan.

Menurut Fajrin pergantian pemain yang dilakukan tim Juku Eja pada menit ke-96 berjalan sesuai prosedur dan regulasi, namun terjadi kesalahan komunikasi antara wasit tengah dan wasit cadangan yang mengakibatkan 12 pemain klub itu berada di dalam lapangan.

Barito Putera sempat melayangkan protes kepada Komdis PSSI, sedangkan PSM tidak mempersoalkan insiden itu karena menganggapnya sebagai ranah teknis perangkat pertandingan.

Menyusul hukuman itu, PSM berada pada peringkat ke-11 dengan 24 poin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.