Rekor Baru, Xinjiang Catat 300 Juta Kunjungan Wisatawan pada 2024
Sabtu, 28 Des 2024, 10:31 WIBURUMQI - Daerah Otonom Uighur Xinjiang di Tiongkok barat laut mencatat rekor pariwisata dengan 300 juta kunjungan pada tahun ini, meningkat 14 persen dibandingkan dengan tahun lalu, menurut departemen kebudayaan dan pariwisata daerah tersebut pada Kamis (26/12).
Pendapatan pariwisata di Xinjiang mencapai sekitar 355,2 miliar yuan (1 yuan = Rp2.213) atau sekitar 49,4 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp16.159), menandai kenaikan 21 persen secara tahunan (year on year/yoy), lapor Kantor Berita Xinhua pada Jumat.
Mencakup seperenam dari total luas daratan di Tiongkok, Xinjiang memiliki pemandangan lanskap yang menakjubkan, mulai dari puncak yang menjulang tinggi dan ngarai yang dalam hingga padang pasir yang luas dan danau yang tenang.
Xinjiang merupakan destinasi yang wajib dikunjungi bagi mereka yang mencari keajaiban budaya maupun alam, seperti Pegunungan Tianshan, Danau Sayram, Reruntuhan Jiaohe, dan Kota Tua Kashgar.
Selama beberapa tahun terakhir, upaya-upaya untuk menjadikan Xinjiang sebagai pusat pariwisata yang lebih menarik, inklusif, dan mudah diakses tetap solid, ungkap Yu Jie, wakil direktur departemen tersebut.
Selain itu, Xinjiang juga sedang meningkatkan infrastruktur pariwisatanya dengan berfokus pada pengembangan destinasi wisata, resor, dan kota-kota kelas dunia. Jalan-jalan utama yang indah, seperti Jalan Raya Duku, akan ditingkatkan menjadi rute terbaik untuk berkendara sendiri.
Transportasi yang lebih baik, termasuk rute penerbangan domestik dan internasional yang lebih baik serta proyek-proyek jalan pedesaan, akan semakin mendorong pertumbuhan pariwisata di Xinjiang.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Gerakan Pasar Ikan Murah Akan Digelar Pemprov Kaltim Berkala, Upaya Tekan "Stunting" di Berau
-
Sabalenka Mengejar Kebangkitan di Toronto
-
Xi: Warisan Jiang Zemin jadi Arah Perjalanan Baru Tiongkok yang Berkesinambungan
-
Singapura Gandeng Tiongkok Perkuat Teknologi Nuklir
-
Kanada Dituding Bantu Tiongkok Hindari Tarif AS
-
Kematian Arsitek Ekonomi Zhu Rongji Membuka Fase 'Superpolitik' Tiongkok
-
Membangun Jakarta semakin Inklusif untuk Disabilitas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.