15.046 Sekolah Dapat Peningkatan Bantuan

Senin, 23 Des 2024, 19:42 WIB

JAKARTA - Sebanyak 15.046 akan mendapatkan peningkatan biaya Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) 2025. Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Praptono, mengatakan, peningkatan bantuan tersebut berlaku bagi sekolah di daerah khusus.

"Peningkatan satuan biaya pada 15.046 satuan pendidikan. Ini adalah satuan pendidikan yang ada di daerah khusus," kata Praptono, dalam siaran YouTube Ditjen PAUD Dikdasmen, Senin, 23 Desember 2024.

Dia menyebut peningkatan sebagai keberpihakan pemerintah atau afirmasi bagi wilayah khusus. Pihaknya berharap bantuan tersebut bisa menekan kesenjangan biaya pendidikan antar satuan pendidikan.

Praptono menekankan, pengingatan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) hanya bersifat bantuan. Dana BOSP sangat sulit bila digunakan sebagai pendanaan utama.

"Tapi memang tak sedikit yang menjadikan dana BOSP ini sebagai dana utama dalam menjalankan proses pendidikan di satuan pendidikan," jelasnya.

Dia mengungkapkan, alokasi anggaran BOSP 2025 sebesar 59,2 triliun rupiah. Pihaknya menargetkan penyaluran anggaran tersebut pada tahap 1 sebesar 98 persen.

"Proses saat ini dana BOSP dalam proses penetapan yang mudah-mudahan minggu depan itu sudah terbit dan itu yang akan menjadi dasar penyaluran," katanya.

Praptono meningatkan satuan pendidikan agar lebih bijak menggunakan BOSP. Dia menegaskan sekolah mesti tahu prioritas dalam menggunakan BOSP.

"Oleh karena itu, gunakanlah dana ini sebaik mungkin, sesuai kebutuhan prioritas masing-masing di satuan pendidikan," ungkapnya.

Ketua Tim Kerja Perencanaan, Evaluasi, dan Transformasi Digital Kemendikdasmen, Nandana Aditya, membeberkan satuan pendidikan di daerah khusus itu, salah satunya sekolah di Papua. Pihaknya juga melihat faktor kemahalan satu wilayah. Sehingga, diperlukan penambahan biaya.

"Pemerintah pusat memberikan tambahan BOSP untuk sekolah-sekolah yang ada di daerah yang terletak di daerah terpencil," ucapnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.