Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kenali Penyakit Strabismus, IDI Gunung Mas Ungkap Cara Pengobatannya

📅 Sabtu, 21 Des 2024, 06:05 WIB | Oleh:
Kenali Penyakit Strabismus, IDI Gunung Mas Ungkap Cara Pengobatannya Doc: iStockphoto/Narongrit Sritana

JAKARTA - IDI Kabupaten Gunung Mas idigunungmas.org menjelaskan mata juling, atau dalam istilah medis disebut strabismus, adalah kondisi ketika kedua mata tidak sejajar dan tidak dapat bekerja sama untuk melihat. Kondisi ini cukup serius dan biasanya terjadi pada orang dewasa dan anak-anak. Strabismus atau mata juling dapat menyebabkan gangguan penglihatan, seperti kesulitan memfokuskan pandangan ke satu tempat. Ini sangat mengganggu dan dapat menjadi lebih serius jika tidak ditangani dengan baik.

IDI merupakan singkatan dari Ikatan Dokter Indonesia. Organisasi ini merupakan wadah profesi bagi para dokter di Indonesia. IDI memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mendukung pengembangan profesi kedokteran, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kesehatan.

IDI Kabupaten Gunung Mas melaksanakan berbagai program kesehatan, termasuk pemberian makanan bergizi untuk pencegahan stunting, seminar kedokteran, cek kesehatan, donor darah, dan kegiatan sosial lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

IDI Kabupaten Gunung Mas melakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengobatan terhadap penyakit strabismus (mata juling) dengan tepat.

Apa saja penyebab terjadinya penyakit strabismus?

IDI Kabupaten Gunung Mas menjelaskan penyakit strabismus, atau yang lebih dikenal sebagai mata juling, adalah kondisi di mana kedua mata tidak sejajar dan tidak fokus pada titik yang sama. Penyebab terjadinya strabismus meliputi:

1. Adanya gangguan refraksi pada mata 

Masalah penglihatan yang tidak dikoreksi, seperti miopia (rabun jauh) atau hipermetropia (rabun dekat), dapat menyebabkan ketidakseimbangan pada mata dan mendorong perkembangan mata juling.

2. Adanya infeksi di mata

Infeksi penyakit lainnya, seperti rubella selama kehamilan, atau penyakit autoimun, dapat mempengaruhi kesehatan mata dan menyebabkan mata juling.

3. Kelainan pada kelopak mata

Selain itu, kondisi seperti ptosis (kelopak mata turun) yang terjadi sejak lahir atau pada anak-anak juga dapat menyebabkan salah satu mata terlihat lebih rendah, yang dapat menyebabkan strabismus.

4. Cedera pada mata

Strabismus dapat disebabkan oleh cedera pada mata atau kepala yang mempengaruhi otot atau saraf di sekitar mata. Selanjutnya, kelainan struktur pada wajah dapat mempengaruhi posisi bola mata dan fungsi otot ekstraokular.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.