Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Beberapa Terobosan untuk Meningkatkan Nilai Tambah Produk Hasil Hutan

📅 Kamis, 19 Des 2024, 01:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Beberapa Terobosan untuk Meningkatkan Nilai Tambah Produk Hasil Hutan Doc: ANTARA/HO-Kementerian Kehutanan
Ket. Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (Dirjen PHL) Kementerian Kehutanan Dida Migfar Ridha.

Jakarta - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengungkapkan beberapa terobosan yang telah dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah produk hasil hutan dan kawasan hutan lewat pemanfaatan teknologi, meningkatkan inovasi dalam proses pengolahan dan pemasaran hasil hutan.

Upaya tersebut, di antaranya Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK), untuk menjawab tantangan pasar global, yaitu dengan meningkatkan ketertelusuran (traceability) produk hasil hutan berbasis spasial.

"Hal ini untuk membuktikan upaya pemerintah untuk meningkatkan kepastian setiap produk yang diekspor dapat dilacak asal-usulnya dengan akurat, sehingga meningkatkan aspek legalitas dan menjamin kelestarian pengelolaan hutan," ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (Dirjen PHL) Kementerian Kehutanan Dida Migfar Ridha lewat keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu.

Hal lain, katanya pula, yakni terobosan marketplace SIHUTANKU.ID, merupakan upaya pengembangan Rencana Pemenuhan Bahan Baku Industri (RPBBI) secara berkelanjutan dalam mendukung fungsi pemasaran produk hasil hutan.

Serta e-katalog sektor kehutanan yang bertujuan mempermudah pelaku usaha, industri kehutanan termasuk UMKM, dalam mengakses pasar domestik bagi pengadaan barang pemerintah, sehingga proses pemasaran menjadi lebih transparan dan efisien, dan memberikan peluang yang setara bagi semua pihak.

Peluncuran tiga sistem informasi ini diharapkan mampu memperkuat daya saing industri kehutanan dan keberlanjutan produk hasil hutan Indonesia serta meningkatkan kinerja Industri kehutanan di sektor hulu dan hilir.

Dia juga mengungkapkan, produk industri kehutanan secara konsisten memberi kontribusi yang signifikan pada komoditas ekspor nasional dalam lima tahun terakhir.

Adapun capaian nilai ekspor produk industri kehutanan periode tahun 2024 hingga kini telah mencapai 11,89 miliar dolar AS dan berdasarkan perkembangan pertumbuhan nilai ekspor dalam beberapa tahun terakhir, diyakini berpotensi mampu melampaui capaian tahun 2023 sebesar 12,75 miliar dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.