Investor Fokus ke The Fed, Rupiah Diprediksi Melemah Lanjutan
Rabu, 18 Des 2024, 08:25 WIBJAKARTA â Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berÂpotensi kembali melanjutkan pelemahannya tengah pekan ini. Sentimen global diperkirakan masih doiman mempeÂngaruhi pelemahan rupiah.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong meliÂhat rupiah masih dalam tekanan lantaran investor masih mengantisipasi kemungkinan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed akan bernada hawkish pada pertemuan dewan kebijakan FOMC. Karenanya, Lukman memproyekÂsikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (18/12), bergerak di kisaran 16.050 - 16.200 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perÂdagangan, Selasa (17/12) sore, ditutup melemah 99 poin atau 0,62 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.101 ruÂpiah per dollar AS.
âPasar menunggu keputusan suku bunga dari bank senÂtral utama (Federal Reserve) akhir minggu ini,â ujar DirekÂtur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi dalam keteÂrangan resmi di Jakarta, Selasa (17/12).
Dalam pertemuan Federal Reserve (The Fed) pekan ini, diperkirakan akan ada pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis points (bps) yang menandai laju pemotongan lebih lambat pada 2025. Menurut dia, prospek suku bunga yang lebih rendah biasanya mendukung pertumbuhan ekonomi. Namun, ketidakpastian seputar arah kebijakan The Fed di masa mendatang telah menimbulkan keraguan pasar.
Selain itu, data ekonomi Tiongkok mengalami peleÂmahan jika dilihat dari harga rumah yang turun sebesar 5,7 persen year on year pada bulan November dari sebelumnya 5,9 persen pada bulan Oktober. Hal ini menunjukkan adaÂnya tantangan yang sedang berlangsung di sektor real estat, seiring terjadi kelemahan dalam belanja konsumen.
âPerlambatan penjualan ritel mencerminkan perminÂtaan domestik yang rapuh. Selain itu, peningkatan moderat dalam output industri menunjukkan aktivitas manufaktur tidak cukup kuat untuk meningkatkan permintaan komoÂditas,â ucap Ibrahim.
Berita Terkait:
-
DLH Mimika Alokasikan Rp18 Miliar untuk Gaji Petugas Kebersihan, Total 182 Orang
-
Periode Pascalebaran, PELNI Berikan Diskon Tarif 20% untuk Muatan Kontainer
-
Pelemahan Rupiah Uji Ketahanan Likuiditas Perbankan Syariah
-
Konser di ICE BSD, aespa Akui Waktu di Jakarta Selalu Terburu-Buru
-
Mensos Tegaskan Rencana Penerapan WFA Tidak Ganggu Pelayanan Sosial
-
Rutin Bersih-bersih Lingkungan untuk Mendukung Gerakan Indonesia ASRI
-
Cegah Pelarian Modal, BI Diperkirakan Menaikkan Bunga Acuan di Semester I-2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.