Perkuat Ekosistem IKM Fesyen dan Kriya Lokal, Kemenperin Bangun Gedung Baru di Bali
Minggu, 15 Des 2024, 00:07 WIBJAKARTA-Pemerintah meyakini prospek industri fesyen dan kriya lokal cerah ke depannya. Hal itu sesuai dengan pandangan para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di sektor tersebut berkaca dari iklim usaha saat ini.
Melihat perannya yang sangat strategis dalam perekonomian Indonesia, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengambil langkah penting untuk mendukung transformasi sektor industri berbasis kreativitas.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan, demi mewujudkan optimisme pertumbuhan IKM sektor fesyen dan kriya, Kemenperin menjalankan berbagai program kegiatan pengembangan IKM fesyen dan kriya melalui Bali Creative Industry Center (BCIC) yang kini menjadi Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya (BPIFK).
Menperin berharap BPIFK dapat menjadi katalisator sekaligus akselerator dalam pengembangan IKM fesyen dan kriya secara nasional. âSehingga para pelaku IKM fesyen dan kriya dapat menghasilkan desain produk yang lebih baik dengan memperhatikan aspek sustainability (keberlanjutan), service, safety, quality, cost, delivery, morale, productivity, dan environment,â ungkap Menperin saat Acara Ground Breaking Pembangunan Gedung Perkantoran BPIFK di Bali, Jumat (13/12).Â
Demi meningkatkan kinerja BPIFK dalam pengembangan potensi IKM fesyen dan kriya nasional, Kemenperin membangun gedung baru BPIFK di Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Menperin berharap gedung perkantoran serta sarana dan prasarana BPIFK yang baru nantinya dapat memberikan manfaat optimal bagi kinerja seluruh pegawai dan ekosistem IKM kriya dan fesyen.Â
âDiharapkan gedung perkantoran BPIFK yang baru dapat memberikan manfaat optimal dengan menciptakan lingkungan kerja yang sehat, co-working space yang bersahabat, workshop yang nyaman sehingga dapat mendukung kreativitas maupun inovasi dalam pengembangan produk dan bisnis fesyen dan kriya,â ucap Agus.Â
Terlebih lagi, di tengah persaingan global yang semakin ketat, pelaku industri perlu terus menggali dan memanfaatkan peluang yang ada, salah satunya di bidang industri halal yaitu produk fesyen Muslim. âSaya ingin BPIFK dapat memaksimalkan peranannya sebagai showcase yang menarik untuk memasarkan produk-produk unggulan hasil IKM Indonesia, khususnya ke pasar global,â tutur Menperin.
Pembangunan gedung ini mengusung konsep green building dengan desain kearifan lokal, sesuai dengan semangat yang terus digaungkan oleh Kementerian Perindustrian yaitu menyuarakan industri hijau sekaligus peningkatan produk dalam negeri. Konsep bangunan hijau dalam pembangunan gedung baru BPIFK ini terlihat dari pemanfaatan energi surya melalui penggunaan solar panel sebagai salah satu sumber energi untuk pencahayaan di dalam area gedung perkantoran.Â
- Bali
- Agus Gumiwang Kartasasmita
- Kementerian Perindustrian
- fesyen
- Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA)
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
RI Eksportir Minyak Atsiri No.5 Dunia, Nilam Jadi Andalan Tembus Industri Kosmetik & Farmasi
-
Dorong Ketahanan Pangan, Kemenperin Perkuat Mutu Industri Pupuk Lewat Standardisasi & Sertifikasi
-
Dedi Mulyadi: Kecanduan Gawai Ancam Kesehatan Anak
-
Midea Club Flash Installation Tournament 2026 Dimulai di Bekasi, Kompetisi Installer AC Digelar di Tujuh Kota
-
Pemerintah Catat Realisasi Investasi Semester I 2026 Capai Rp1.010,6 Triliun
-
Dompet Dhuafa Bawa Model ZISWAF Indonesia ke Bank Dunia di Washington
-
Menaker Beberkan Hasil Magang Nasional: 30 Persen Peserta Langsung Ditawari Kerja
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.