Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Otorita Labuan Bajo: Mai Hang Food ajang promosi kuliner lokal

📅 Minggu, 15 Des 2024, 17:55 WIB | Oleh:
Otorita Labuan Bajo: Mai Hang Food ajang promosi kuliner lokal Doc: ANTARA/Gecio Viana
Ket. Pelaku UMKM kuliner saat melayani pembeli dalam Mai Hang Food Festival di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (14/12).

Labuan Bajo -- Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menilai Mai Hang Food Festival di Labuan Bajo sebagai ajang untuk mempromosikan kuliner lokal Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kami harapkan ini jadi momentum atau kesempatan untuk mempromosikan produk kuliner lokal, memang belum semua yang angkat produk lokal, tapi ada beberapa yang mulai mengemas, mengolah dari makanan khas Manggarai," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Frans Teguh usai Mai Hang Food Festival di Labuan Bajo, Sabtu.

Mai Hang Food Festival merupakan kegiatan yang terselenggara berkat kolaborasi bersama BPOLBF dengan Kementerian Pariwisata.

Frans Teguh menambahkan festival yang diikuti sebanyak 32 UMKM jenis kuliner itu merupakan lanjutan dari peluncuran E-Magazine Gastronomi Lokal Labuan Bajo Flores yang merepresentasikan kuliner dan cita rasa yang menggunakan bahan dan rempah-rempah lokal di Manggarai, Flores bertepatan dengan Hari Pariwisata Dunia 2024.

E-Magazine Gastronomi Lokal Labuan Bajo Flores itu berisi galeri foto serta narasi berbahasa Indonesia dan Bahasa Inggris tentang 10 Kuliner Khas Labuan Bajo Flores yaitu Bobo, Rebok, Kopi Tuk, Songkol, Latung Bombo, Nuru Cuing, Kolo, Lenco, Serabe, Lomak dan Baru Ikan."Ini momentum yang bagus untuk kita angkat kepedulian atau juga semangat dari masyarakat kita terutama teman-teman UMKM, ibu-ibu atau anak muda yang punya minat masak," ujarnya.

Frans Teguh menegaskan kuliner merupakan salah satu salah satu daya tarik di destinasi wisata, lebih khusus di destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) Labuan Bajo.

"Ini adalah ajang promosi kuliner sehingga katakan saat kunjungan tamu atau wisatawan mereka lebih mudah mendapatkan kesempatan untuk mencicipi atau menikmati kuliner lokal," katanya.

Ia juga memperkirakan perputaran uang dalam kegiatan festival itu mencapai sekitar Rp45 juta hingga Rp50 juta dengan jumlah pengunjung di atas 1.500 orang.

Lebih lanjut, para pengunjung kegiatan tersebut terdiri dari warga lokal, wisatawan nusantara hingga wisatawan mancanegara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Minggu Bakal Diguyur Hujan,...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.