Cegah Banjir, Modifikasi Cuaca Untuk Amankan Jakarta Dari Bencana

Sabtu, 14 Des 2024, 23:53 WIB

Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan operasi modifikasi cuaca (OMC) adalah ikhtiar untuk mengamankan Jakarta dari bencana hidrometeorologi.

"Kegiatan operasi ini merupakan ikhtiar bersama mengamankan Jakarta dari bencana hidrometeorologi dan juga memberikan layanan rasa aman bagi masyarakat di Jakarta untuk beraktivitas, " kata Sekretaris BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Ket. Foto: Sekretaris BPBD Marulitua Sijabat (kiri) saat memantau operasi modifikasi cuaca di Posko OMC Bandar Udara Budiarto Curug, Tangerang, Banten, Sabtu (14/12/2024). — Sumber: ANTARA/BPBD DKI Jakarta

Marulitua menjelaskan, operasi modifikasi cuaca menggunakan pesawat Britten Norman BN2T PK-WMN melibatkan total 26 personel dari BPBD dan BMKG.

"Dua sortie penyemaian dilakukan, sortie pertama pada pukul 07.35 WIB-09.39 WIB di Wilayah Barat Laut Jakarta-Perairan Pulo Panjang dengan

??????Kemudian sortie kedua dilakukan pada pukul 16.10 WIB-17.34 WIB di bagian barat laut Jakarta sekitar Laut Jawa (utara Pulau Tunda) juga menggunakan 800 kg bahan semai.

"Hasil kegiatan menunjukkan awan hujan masih masuk ke Jakarta, namun pelaksanaan penyemaian berjalan aman dan lancar," katanya.

Marulitua menambahkan OMC tahap pertama yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 7-9 Desember 2024, dinilai berhasil mengurangi hingga 67 persen curah hujan yang akan masuk ke wilayah Jakarta.

"Karena itu BPBD melaksanakan OMC Tahap kedua mulai kemarin sampai hari Senin depan 13-16 Desember 2024," katanya.

Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta akan melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk tahap kedua pada 13 hingga 16 Desember 2024.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi curah hujan tinggi yang diprediksi BMKG dapat meningkatkan risiko genangan dan banjir di wilayah Jakarta.

“Tahap kedua ini diharapkan dapat lebih efektif dalam mendistribusikan hujan dan mengurangi dampaknya di Jakarta,” ujarnya di Jakarta, Jumat (13/12).

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.