Nihon Hidankyo Minta Jepang Gabung Pakta Pelarangan Nuklir

Jumat, 13 Des 2024, 02:30 WIB

TOKYO - Kelompok penyintas bom atom Jepang yang memenangkan anugerah Nobel Perdamaian tahun ini, Nihon Hidankyo, mengatakan akan mendesak pemerintah Jepang untuk bergabung dengan pakta pelarangan senjata nuklir.

Hal itu diutarakan oleh tiga ketua bersama Nihon Hidankyo yaitu Terumi Tanaka, Shigemitsu Tanaka, dan Toshiyuki Mimaki, saat bertemu dengan Perdana Menteri Norwegia, Jonas Gahr Stoere, pada Rabu (11/12), sehari setelah mengikuti upacara pemberian penghargaan di Oslo. Ketiganya adalah

Ket. Foto: Ketua bersama kelompok penyintas bom atom Jepang Nihon Hidankyo saat menerima anugerah Nobel Perdamaian di OSLO, Norwegia, pada Selasa (10/12). Kelompok Nihon Hidankyo pada Rabu (11/12) menyatakan bahwa mereka akan mendesak pemerintah Jepang — Sumber: AFP/Odd ANDERSEN

PM Stoere mengatakan salah satu pencapaian kemanusiaan adalah tidak ada senjata nuklir yang digunakan sejak 1945. Ia menambahkan bahwa tekanan harus diberikan kepada negara-negara pemilik senjata nuklir agar kembali berupaya melucuti senjata tersebut.

Tanaka merasa senang karena PM Stoere bertekad untuk menghapus senjata nuklir dan pemerintah Norwegia ingin mempertahankan hal itu. Tanaka juga mengatakan pemerintah Jepang tidak sepenuhnya mendengarkan suara Nihon Hidankyo dan ia menggarisbawahi bahwa mengingat aliansi Jepang-AS, Tokyo akan terus mengambil sikap tidak menandatangani atau meratifikasi pakta pelarangan senjata nuklir.

“Jepang, yang menyebut diri sebagai korban perang nuklir, perlu mengambil inisiatif,” kata Tanaka seraya menambahkan bahwa setelah kembali ke Jepang, mereka ingin meminta pemerintah untuk bergabung dengan pakta tersebut dan menjalankan kepemimpinan hingga senjata nuklir dimusnahkan sesegera mungkin. SB/NHK/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.