Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perlu Strategi Efektif Tingkatkan Lifting Minyak 1 Juta Barel per Hari di 2030

📅 Kamis, 12 Des 2024, 11:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perlu Strategi Efektif Tingkatkan Lifting Minyak 1 Juta Barel per Hari di 2030 Doc: dpr.go.id
Ket. Anggota Komisi XII DPR RI Mulyadi, saat mengikuti Kunjungan Reses Komisi XII ke Pekanbaru, Riau.

RIAU - Anggota Komisi XII DPR RI Mulyadi menekankan pentingnya strategi yang efektif dan selektif dalam upaya PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) meningkatkan lifting minyak bumi.

Hal ini ia sampaikan dalam Kunjungan Kerja Reses yang bertujuan meninjau pencapaian dan tantangan PHR dalam mengelola salah satu blok minyak terbesar di Indonesia.

Ia menjelaskan PHR saat ini menggunakan dua pendekatan utama untuk meningkatkan lifting, yaitu workover (pemeliharaan sumur lama) dan infill drilling (pengeboran sumur baru). Kedua strategi ini memiliki keunggulan dan tantangan masing-masing.

“Kami menyoroti pentingnya strategi infill drilling dilakukan secara selektif. Mengingat biaya pengeboran sumur baru sangat tinggi, kami meminta PHR untuk memastikan lokasi-lokasi yang dipilih benar-benar potensial dan menghasilkan tambahan produksi yang signifikan. Jangan sampai ada pemborosan,” tegas Mulyadi di Riau, Rabu (11/12).

Di sisi lain, workover  dan well intervention (WOWI) dinilai lebih efisien dalam menambah produksi minyak dengan biaya yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan pengeboran sumur baru. "Metode ini terbukti memberikan kontribusi penambahan barel per hari yang cukup besar. Namun, infill drilling tetap diperlukan, dengan catatan harus berbasis pada analisis yang mendalam,” tambahnya.

Komisi XII DPR RI juga memberikan dukungan penuh kepada PHR untuk mencapai target lifting nasional sebesar 1 juta barel per hari ( barel per day/bpd) pada 2030, sesuai dengan arahan pemerintah. Saat ini, PHR berkontribusi sebesar 157.839 bpd, atau sekitar 27% dari total produksi minyak nasional sebesar 577.120 bopd, menurut data SKK Migas per 31 Oktober 2024.

“PT Pertamina Hulu Rokan memegang peranan penting dalam mencapai target produksi minyak nasional. Kami di Komisi XII ingin memberikan masukan agar target ini tercapai secara efektif dan efisien,” ungkapnya.

Ke depan, Komisi XII berencana mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan PHR dan SKK Migas untuk mendalami lebih lanjut kendala dan peluang dalam strategi lifting minyak. "Kami optimistis dengan pengelolaan yang tepat, blok Rokan dapat terus menjadi andalan dalam mendukung cita-cita swasembada energi nasional," tutup Mulyadi.

Dengan strategi yang terarah, PHR diharapkan dapat terus meningkatkan produktivitasnya, tidak hanya untuk mendukung target lifting nasional tetapi juga untuk memperkuat ketahanan energi Indonesia. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Truk Seruduk Truk di Tol Ja...
Megapolitan
Jakarta Terus Berupaya Meng...
Olahraga
Gol Kevin Diks Melecut Sema...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.