Sesuai Agenda Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran, Ketua MPR: Hakordia 2024 Momentum Pemberantasan Korupsi di Indonesia
Selasa, 10 Des 2024, 01:15 WIBJAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani mengajak setiap insan bangsa menjadikan momentum Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024 untuk mencanangkan kesungguhan dalam pemberantasan praktik korupsi.

Menko Polkam Budi Gunawan, Ketua KPK (Sementara) Nawawi Pomolango (kedua kiri depan), Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (kedua kanan) saat memberikan keterangan kepada wartawan, dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi (Hakordia) 2024, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (9/12).
âSaya berharap hari ini adalah hari di mana setiap insan Indonesia, setiap aparat Indonesia berniat dengan sungguh-sungguh untuk menjadikan dirinya, pribadinya, menjadi pribadi yang berniat untuk menghindarkan diri dari tindakan korupsi, menjauhkan dari tindakan korupsi, berniat untuk tidak menjadikan dirinya dan institusinya terlibat dalam praktik korupsi. Niat itu setidaknya harus dicanangkan,âkata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/12).
Muzani menegaskan bahwa pemberantasan korupsi menjadi agenda utama dari pemerintahan Prabowo-Gibran dalam Kabinet Merah Putih. âKalau kita perhatikan pidato Presiden Prabowo sejak pelantikan, pengarahan kabinet, pidato-pidato lain, konsisten, paralel, dan tegas semuanya bahwa pemberantasan korupsi menjadi agenda yang utama dari pemerintahan Prabowo-Gibran,â ujarnya.
Untuk itu, Muzani menggarisbawahi pemerintahan Presiden Prabowo tidak hanya memacu agar target perekonomian sebesar 8 persen dapat tercapai, namun di sisi lain memberantas pula faktor yang menjadi hambatan bagi perekonomian, termasuk persoalan korupsi di Tanah Air.
Ketua MPR berharap komitmen tersebut mampu mengarahkan kendali untuk menjadikan bangsa Indonesia kuat ke depannya.
Peringatan Hakordia digelar setiap tanggal 9 Desember. Acara puncak Hakordia tahun ini dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 9â10 Desember 2024 dengan mengusung tema âTeguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Majuâ.
Cegah Sejak Dini
Sementara itu, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta jajaran pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru tidak hanya mengandalkan penindakan saja dalam memberantas korupsi.
âPimpinan KPK ke depan harus memiliki visi yang jelas untuk mencegah korupsi sejak dini. Bukan hanya melalui penindakan, tetapi juga dengan memperkuat pencegahan di semua lini,â kata Puan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin.
Menurut Puan, pencegahan sejak dini sangat penting dilakukan guna menekan praktik korupsi di berbagai lini pemerintahan.
Salah satu upaya pencegahan dini yang dapat dilakukan KPK dan instansi pemerintah lain yakni memperkuat ideologi antikorupsi di kalangan generasi muda. âSebagai agen perubahan, pemuda punya potensi besar untuk memperjuangkan agar Indonesia bisa bersih dari tindak korupsi,â kata Puan.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.