Terdampar Di Ujung Kulon, KPLP Berhasil Selamatkan 19 Awak Kapal MV FELYA 

Sabtu, 07 Des 2024, 16:05 WIB

BANTEN - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, melalui Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok, berhasil melaksanakan operasi penyelamatan terhadap 19 awak kapal MV FELYA yang terdampar di Pantai Ujung Kulon, wilayah Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Labuan, Provinsi Banten.

MV FELYA nerupakan kapal kargo milik PT. Anugrah Makmur Sejahtera  dengan bobot 6.306 GT dan IMO No.8506000 yang di Nahkodai Gustaf Sumolang pada posisi 06.51.46 S / 105.30.23 E mengalami kerusakan pada baling-baling dan seal mesin dalam pelayaran dari Dumai menuju Tersus Semen Merah Putih, Bayah, Lebak, Banten.

Ket. Foto: kapal MV FELYA yang terdampar di Pantai Ujung Kulo — Sumber: Dok. Humas Hublas

Kerusakan tersebut mengakibatkan kapal mengalami kebocoran dan kehilangan kendali pada saat cuaca ekstrim, sehingga terdampar dan kandas di perairan dangkal. Menyikapi laporan tersebut, Tim SAR dari Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan.

"Kondisi cuaca yang buruk dan ekstrim dengan gelombang tinggi semakin menyulitkan proses evakuasi. Namun, berkat kesigapan tim SAR Pangkalan PLP Tg.Priok  dan dukungan dari tim kapal patroli Pangkalan PLP Tg.Priok, Kantor UPP Kelas III Labuan dan masyarakat setempat, seluruh ABK berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan dibawa ke tempat yang aman," ujar Kepala Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok, Triono dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/12).

Triono mengungkapkan ketika tim tiba di lokasi, para awak kapal ditemukan dalam kondisi sangat lemah akibat kehabisan bekal makanan dan hanya mengenakan pakaian basah karena hujan. Tim langsung mengambil tindakan cepat dengan memberikan bantuan berupa makanan, minuman, dan pakaian darurat berupa seragam KPLP.

Selain memberikan bantuan darurat, nakhoda kapal MV FELYA telah membuat Laporan Kecelakaan Kapal (LKK) dan berkoordinasi dengan UPP Labuan untuk langkah penanganan lebih lanjut. Karena kondisi fisik para awak dan akses jalan yang cukup sulit, tim bersama awak kapal memutuskan untuk bermalam di Kampung Cegok, Desa Rancapinang.

“Keesokan harinya, tim kami melanjutkan perjalanan bersama para awak menuju kapal patroli yang telah bersiaga di Bojonegara, Banten. Selama proses ini, kami terus berkoordinasi dengan agen terkait untuk memastikan keselamatan dan kelancaran evakuasi,” tambah Triono.

Operasi penyelamatan ini merupakan bukti nyata komitmen Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok dalam melaksanakan tugas penjagaan, pengamanan, dan penyelamatan di laut. Triono juga mengapresiasi dedikasi tim SAR yang bergerak cepat dan sigap di lapangan.

“Alhamdulillah, seluruh awak kapal dapat diselamatkan dalam kondisi selamat dan menerima penanganan awal yang memadai. Operasi ini menjadi wujud nyata dari dedikasi kami untuk melindungi keselamatan di perairan Indonesia,” tutup Triono.

Gustaf Sumolang, selaku nahkoda kapal dan salah satu ABK yang berhasil dievakuasi, mengungkapkan rasa syukurnya. "Kami sangat berterima kasih kepada tim penyelamat Pangkalan PLP Tg.Priok yang telah bekerja keras menyelamatkan kami semua ABK dan sudah memberikan pakaian dan makanan. Kami tidak tahu apa yang akan terjadi jika tidak ada mereka," ujarnya.

Selain kerusakan pada baling-baling dan seal mesin, hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa  kapal telah kandas dipantai daratan dan saat ini tim sedang melakukan evaluasi lebih lanjut untuk menentukan langkah-langkah penyelamatan kapal.

Hingga pagi ini Sabtu 7 Desember 2024 pukul 07.30 Wib ABK Kapal tersebut dalam proses perjalanan evakuasi ke kapal patroli KN.Trisula-P.111 di Bojonegara Banten untuk penanganan medis selanjutnya.

Pada kesempatan tersebut Dirjen Perhubungan Laut, Capt. Antoni Arif Priyadi, memerintahkan Kepala Pangkalan PLP Tg.Priok Triono, untuk terus melakukan pengawasan dan pengamanan terhadap kapal MV.Felya dan merespon cepat setiap potensi gangguan kelancaran transportasi laut lain diwilayah operasi yang menjadi tanggung jawabnya.

Melalui keberhasilan ini, Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas, khususnya di bidang penjagaan laut dan pantai.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

Berita Terbaru

Profil Kombes Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, Komandan Upacara Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI

Raup Omzet Belasan Juta! UMKM Banjir Cuan di Pesta Rakyat Monas

HUT Ke-81 RI, Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto Ajak Warga Jaga Persatuan

Magnet Perhatian, Arumi Bachsin Dandani Emil Dardak Busana Dayak Kenyah Demi Meriahkan Hari Kemerdekaan

Koops TNI Habema Hadirkan Kampung Hitadipa Damai, Teguhkan Semangat Kemerdekaan di Papua.

Meriahkan HUT Ke-81 RI, Festival Perahu Bidar Palembang Tarik Ribuan Pengunjung

100 Siswa Sekolah Rakyat Tampil di Upacara HUT Ke-81 RI Istana Merdeka

Sisir Area 3.650 NM², Tim SAR All Out Berburu Jejak 4 Korban KPM Putri Yasmin!

Aksi Spektakuler 170 Taruna Akpol Pukau Istana Merdeka di Kirab Bendera Pusaka!

Bupati Aceh Barat Larang Tenaga Medis Live TikTok Saat Jam Pelayanan

Kado Kemerdekaan! 390 Napi Lapas Tulungagung Dapat Remisi, Ada yang Langsung Bebas!

BI Buka Babak Baru, Kartu Kredit Indonesia Kini Bidik Masyarakat Umum

Cuaca Ekstrem Guncang Filipina, 23 Warga Tewas

Sambut HUT Ke-81 RI, Pemkab Murung Raya Salurkan 104 Perangkat Starlink ke Pelosok

BI Bebaskan MDR QRIS UMKM Mulai Oktober

Presiden Prabowo Minta Komandan Upacara Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI Menghadap

Bencana Mengintai, Pemerintah Siapkan Rp5 Triliun Dana Darurat

Galaxy Z Fold8 Raup Untung Besar, Samsung Akan Bikin 5 Ponsel lipat Lagi Tahun Depan

Dirut Pertamina Turun Langsung ke Lokasi Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI.

Taman Santoso Dapat Suntikan Rp18 Miliar, Wajah Kepahiang Berubah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.