Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seperti K-pop, Fadli Zon Optimistis Budaya Indonesia Bisa Populer dan Mendunia

📅 Sabtu, 07 Des 2024, 08:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Seperti K-pop, Fadli Zon Optimistis Budaya Indonesia Bisa Populer dan Mendunia Doc: ANTARA/ Putri Hanifa
Ket. Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat ditemui dikantornya, Gedung E Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Kamis.

JAKARTA - Menteri Kebudayaan Fadli Zon optimistis bahwa Indonesia mampu menjadikan kekayaan budayanya mendunia dan mencapai popularitas.

Ia menyebut bahwa dengan perencanaan matang, sinergi antar pihak, dan pemanfaatan teknologi, budaya Indonesia dapat mencapai popularitas seperti budaya pop dari Jepang dan Korea Selatan.

"Jepang sukses mempopulerkan anime, manga, dan video game, sementara Korea Selatan memiliki ‘K-Wave’ melalui K-pop, drama, dan film. Itu semua mereka capai melalui proses panjang, lebih dari 20 tahun, dengan seleksi ketat, pelatihan keras, dan kerja sama berbagai pihak. Saya yakin kita juga bisa menciptakan 'I-Wave', gelombang budaya Indonesia, untuk dikenal di dunia internasional," kata Fadli Zon di kantornya, Gedung E Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Kamis (5/12).

Ia menekankan bahwa Indonesia memiliki modal yang besar, termasuk jumlah penduduk yang mencapai 280 juta orang serta generasi muda yang kreatif dan adaptif terhadap teknologi.

Menurut dia generasi baru tersebut hebat, karena mereka terbiasa dengan ‘digital trade’, memiliki ide-ide inovatif, dan mampu memanfaatkan teknologi terbaru, termasuk AI.

Jika digarap dengan serius, budaya Indonesia tidak hanya disukai di dalam negeri, tapi juga diakui dunia.

Fadli juga menyoroti pentingnya forum dan platform untuk mempromosikan budaya, sebagai contohnya, festival seperti Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) yang telah membuka peluang jaringan internasional melalui partisipasi hampir 100 pameran dari berbagai negara.

"Acara seperti ini membangun jaringan antara pelaku budaya, saling mendukung, dan memperkuat sinergi untuk mendorong budaya Indonesia ke tingkat global," ungkap Fadli.

Namun, selain memperkenalkan budaya ke dunia, Fadli mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian budaya lokal, terutama yang terancam punah.

Ia menyebut pendataan sebagai langkah awal yang krusial, banyaknya tradisi lokal, seperti bahasa daerah dan praktik budaya langka, menghadapi ancaman kepunahan karena semakin sedikitnya pelaku budaya.

Sebagai contoh, ia mengangkat revitalisasi arsitektur tradisional rumah bambu Sunda yang hampir hilang.

“Ada rumah-rumah seperti tipe Jalopong, Sri Tewur, hingga Badakhlai yang sudah punah. Kami berupaya menghidupkan kembali arsitektur ini karena budaya kita selalu dekat dengan alam," jelasnya.

Selain itu, Fadli juga mendorong pembentukan museum hidup dan taman budaya sebagai ruang ekspresi budaya daerah.

Museum-museum tersebut bukan hanya untuk menyimpan benda, tetapi juga menjadi pusat edukasi, literasi, dan pelestarian budaya, serta generasi muda dapat belajar, berinteraksi, dan merasa terhubung dengan identitas budayanya.

Dengan kombinasi pelestarian lokal dan promosi global, Fadli optimistis bahwa budaya Indonesia dapat mendunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.