- Home
-
- Luar Negeri
-
- Paraguay Mengusir Utusan T...
Paraguay Mengusir Utusan Tiongkok karena Mendesak Parlemennya untuk Memutuskan Hubungan dengan Taiwan
Jumat, 06 Des 2024, 10:57 WIBASUNCION - Paraguay pada hari Kamis (5/12) mengusir seorang utusan Tiongkok karena diduga mencampuri urusan dalam negerinya dan mendesak negara Amerika Selatan itu untuk memutuskan hubungan dan persahabatan yang telah lama terjalin dengan Taiwan. Diplomat Tiongkok itu diberi waktu 24 jam untuk meninggalkan negara itu.
Dari Channel News Asia, dalam pernyataan singkat, Kementerian Luar Negeri Paraguay mengatakan telah mencabut visa Xu Wei, utusan senior Tiongkok untuk Amerika Latin yang berada di Paraguay untuk menghadiri pertemuan tahunan UNESCO, dan menyatakannya sebagai persona non grata "atas campur tangan dalam urusan dalam negeri".
Sehari sebelumnya, Xu tidak menghadiri sidang UNESCO dan malah muncul di Kongres di ibu kota Paraguay, Asuncion, tempat ia menimbulkan kehebohan diplomatik dengan meminta Paraguay meninggalkan Taiwan, pulau demokrasi yang memiliki pemerintahan sendiri dengan penduduk 23 juta orang yang diklaim Tiongkok sebagai wilayahnya.
Paraguay adalah satu-satunya negara di Amerika Selatan dan satu dari 12 negara di dunia yang mengakui Taiwan sebagai sebuah negara. Pemerintah Paraguay tetap teguh dalam komitmennya, bahkan ketika Beijing meningkatkan lobinya kepada mitra-mitra asing untuk berhenti mengakui pulau tersebut .
Dalam beberapa tahun terakhir, empat negara di Amerika Latin, Honduras, Panama, Republik Dominika, dan El Salvador, Â memutuskan hubungan dengan Taiwan demi Beijing, yang prinsip satu Tiongkoknya memaksa negara-negara untuk memilih antara memiliki hubungan diplomatik penuh dengan Tiongkok atau Taiwan.
Dari aula gedung Kongres futuristik di Asuncion yang didanai Taiwan, Xu menekankan minat Beijing dalam menjalin hubungan dengan Paraguay, tetapi mengatakan tanggung jawab berada di pundak pejabat di Paraguay untuk mengambil langkah pertama.
"Pilihannya adalah Tiongkok atau Taiwan," katanya. "Saya sarankan agar pemerintah Paraguay mengambil keputusan yang tepat sesegera mungkin."
Berbicara di hadapan para anggota parlemen, Xu mengutarakan prospek perluasan perdagangan dengan Beijing di antara "ribuan keuntungan lainnya".
Beberapa anggota Kongres Paraguay, yang mengutip perjuangan para petani untuk mengekspor kedelai dan daging sapi ke Tiongkok, berpendapat bahwa negara tersebut akan memperoleh keuntungan dari perubahan diplomatik dalam jangka panjang.
Perdagangan Tiongkok dengan Amerika Selatan telah tumbuh secara eksponensial dalam beberapa tahun terakhir, mencapai hampir 500 miliar dolar AS pada tahun 2023, menurut data dari Komisi Ekonomi untuk Amerika Latin dan Karibia.
Pada hari Rabu, Kedutaan Besar Taiwan di Paraguay mengecam Tiongkok di platform media sosial X, dengan menyebut Xu sebagai âpenyusupâ yang berusaha âmerusak persahabatan yang kuat antara Paraguay dan Taiwanâ yang telah terjalin sejak tahun 1957.
Berita Terkait:
-
Blueberry: Buah Kecil yang Punya Khasiat Besar untuk Tulang
-
Preview Turki vs Paraguay: Momentum Para Pelatih Menjawab Kritikan
-
Gotham City Cocok untuk Jakarta Keseluruhan?
-
Tiongkok Gelar "Operasi Khusus" di Dekat Taiwan, Terusik dengan Pertemuan Jepang-Filipina
-
Raih Dua Kemenangan, John Herdman Ingin Timnas Indonesia Jaga Momentum Positif
-
Turki vs Paraguay: Laga Hidup Mati Demi Menjaga Asa di Piala Dunia 2026
-
Menpar Perkuat Ekosistem Pariwisata Halal di Desa Wisata Jatimulyo, Kulon Progo
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.