Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Beberapa Sektor Ini Jadi Incaran Investor Tiongkok

📅 Jumat, 29 Nov 2024, 15:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Beberapa Sektor Ini Jadi Incaran Investor Tiongkok Doc: ANTARA/HO-Kementerian Perindustrian
Ket. Wakil Menperin Faisol Riza menerima Delegasi Pengusaha Guangxi yang dipimpin Gubernur Guangxi, Lan Tianli di Jakarta, Kamis (28/11/2024)

JAKARTA – Wakil Menteri Perindustrian RI Faisol Riza menyebut Tiongkok semakin memperkuat kerja sama investasi dengan Indonesia. Kedua negara terus meningkatkan kerja sama industri di berbagai bidang.

Hal ini disampaikan oleh Faisol saat menerima Delegasi Pengusaha Guangxi yang dipimpin Gubernur Guangxi, Lan Tianli di Kantor Kementerian Perindustrian. "Gubernur Guangxi menyampaikan para pengusaha Guangxi berminat untuk memperbesar investasi Tiongkok di Indonesia di banyak sektor. Perusahaan otomotif Wuling yang sudah berinvestasi sejak 2017, akan terus memperbesar kapasitas produksinya dengan tujuan ekspor," jelas Wamenperin Faisol dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (29/11).

Faisol menambahkan pihak Guangxi juga menyampaikan minatnya untuk berinvestasi di sektor tekstil, elektronik, kayu dan logam. "Mereka ingin membangun pabrik dan sedang menjajaki kerja sama dengan para pengusaha kawasan industri. Kebetulan para pengusaha kawasan juga hadir dalam pertemuan," tambahnya.

Tawaran kerja sama itu disambut baik untuk dilanjutkan dalam pertemuan antar pengusaha. Namun, Faisol menambahkan bahwa pemerintah tetap mengingatkan perlunya mematuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam setiap produk yang dihasilkan agar bisa mendapatkan insentif dari pemerintah.

"Mereka juga bertanya tentang insentif pajak untuk EV dan HEV. Pemerintah sedang me-review. Apalagi kalau memenuhi TKDN," kata dia.

Selain itu, Wamenperin juga mengingatkan kewajiban untuk terus merekrut tenaga kerja dalam negeri yang telah menjadi komitmen pemerintahan Prabowo Subianto.

Perluasan investasi Tiongkok di Indonesia menjadi pilihan setelah ramainya isu ketidakpastian nasib perdagangan Tiongkok dan Amerika Serikat menyusul terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Megapolitan
BlokM Terus Dibenahi, Pelet...
Megapolitan
Harus Dipersiapkan Sejak Di...
Daerah
Sumsel United Siap Menghada...
Luar Negeri
Trump Minta Eropa Lepaskan ...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.