Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Dukono Erupsi Lagi, Lontarkan Kolom Abu Setinggi 1.000 Meter

📅 Senin, 25 Nov 2024, 12:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Dukono Erupsi Lagi, Lontarkan Kolom Abu Setinggi 1.000 Meter Doc: ANTARA/Abdul Fatah
Ket. Gunung Api Dokuno di Halut mengeluarkan kolom abu setinggi 3000 meter di atas puncak sekitar 4.087 meter, Minggu (24/11/2024).

TERNATE - Pos pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Senin (25/11) sekitar pukul 06.06 WIT melaporkan bahwa Gunung Dukono kembali erupsi dengan melontarkan kolom abu setinggi 1.000 meter di atas puncak gunung.

"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah Barat Laut," kata petugas Pos PGA Dukono di Halut, Bambang Sugiono dalam keterangan tertulis yang dipantau dari Ternate, Senin pagi.

Erupsi Gunung Dukono ini berhasil terekam pada seismogram dengan amplitudo maximum 20 mm dan durasi 240.44 detik dari Pos PGA Dukono yang berada di Desa Mamuya, Kecamatan Galela.

Dia mengatakan saat erupsi juga ada kilatan petir yang terlihat dan suara gemuruh terdengar lemah hingga ke Pos PGA Dukono.

Oleh karena itu, masyarakat atau pengunjung maupun wisatawan diminta untuk tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah gunung.

"Mereka dilarang mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 3 kilometer," ujarnya.

Hingga saat ini kondisi Gunung Api setinggi 1.087 meter dari permukaan laut itu masih berada di status Level II atau Waspada.

"Saat ini letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area yang dilanda abu tidak tetap," katanya.

Dia meminta masyarakat yang berada di sekitar Gunung Api Dukono untuk selalu menyediakan masker dan kacamata untuk digunakan pada saat melakukan aktivitas di luar rumah guna menghindari paparan bahaya abu vulkanik.

Sebelumnya, Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, melaporkan pada Ahad (24/11) sekitar pukul 14.24 WIT, gunung api itu mengeluarkan kolom abu setinggi 3.000 meter di atas puncak sekitar 4.087 meter. 

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.