Longsor di Jalan Desa Talang Duku Dibersihkan BPBD OKU Selatan
Selasa, 19 Nov 2024, 17:21 WIBMUARADUA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, membersihkan material longsor yang menutup badan jalan di Desa Talang Duku, Kecamatan Simpang agar arus lalu lintas kembali normal.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD OKU Selatan Heri Pramono di Muaradua, Selasa, mengatakan bahwa curah hujan tinggi yang terjadi pada Minggu (17/11) malam menyebabkan longsoran tanah dari atas bukti hingga menutup badan jalan penghubung antardesa di Kecamatan Simpang.
"Beruntung tidak ada korban jiwa, namun akses jalan khususnya kendaraan roda empat sempat lumpuh total karena selain longsor juga terdapat pohon tumbang yang menutup jalan," katanya.
Terkait hal itu pihaknya bergerak cepat dengan menerjunkan personel ke lapangan untuk membersihkan material longsor dan pohon tumbang agar aktifitas masyarakat kembali normal.
Dalam proses pembersihan pihaknya menurunkan satu unit alat berat untuk mengangkut timbunan tanah longsor yang menimbun hampir seluruh permukaan jalan di wilayah itu.
"Saat ini proses pembersihan material longsor sudah rampung. Sejak pukul 11.00 WIB tadi akses jalan sudah dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat," ujarnya.
Personel di lapangan pun memasang rambu-rambu peringatan di lokasi longsor untuk memperingatkan masyarakat, terutama para pengendara agar waspada dan berhati-hati saat melintas di jalur tersebut.
"Longsor dapat terjadi kapan saja, terlebih lagi saat musim hujan seperti sekarang ini sehingga masyarakat harus waspada agar bencana alam tidak menimbulkan korban jiwa," katanya. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Investasi Data Center Membesar, Pemerintah Siapkan Jurus Koordinasi Nasional
-
50 Tahun Tragedi Thammasat, Aktivis Muda Tailan Masih Hadapi Ancaman Penjara dan Pengasingan
-
Bisa Lacak Posisi Ikan dan Cuaca Buruk, Pemkot Pariaman Desak BMKG Aktifkan Radar Laut
-
Stasiun KA Duri, 12 Penumpang Luka Akibat Kecelakaan Eskalator
-
Pulau Flores Diproyeksikan Menjadi Destinasi Utama Wisata Rohani Katolik. Ikuti Camino de Flores 23-27 Oktober
-
Gubernur Pramono Ungkap 5 Rahasia Pembangunan Jaya Bisa Bertahan hingga 100 Tahun
-
WALHI Jabar Apresiasi Keterbukaan EIGER Nature dalam Pengelolaan Lingkungan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.