• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Perkuat Ekosistem Layanan ...

Perkuat Ekosistem Layanan Kesehatan, AstraZeneca Kerja Sama dengan IAUI

Jumat, 15 Nov 2024, 21:19 WIB

JAKARTA – Saat ini, kanker prostat masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia, dengan total 13.130 kasus baru yang dilaporkan pada tahun 2022. Kanker prostat menempati urutan kelima sebagai jenis kanker yang paling umum di kalangan pria, menyumbang 7 persen dari total kasus kanker pria di negara ini.

Data dari Globocan 2022 menunjukkan bahwa kanker prostat memiliki risiko kumulatif sebesar 1,2 persen untuk pria mengembangkan penyakit ini sebelum usia 75 tahun. Prevalensi kanker prostat terus meningkat seiring bertambahnya usia populasi pria.

Ket. Foto: Penandatanganan Kesepakatan Bersama dengan Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI) tentang Penguatan Ekosistem dan Kesadaran dalam Deteksi Dini Kanker Prostat.  — Sumber: istimewa

Dalam memperingati hari kesehatan pria di bulan November, AstraZeneca Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan ekosistem kesehatan di Indonesia dengan melakukan Penandatanganan Kesepakatan Bersama dengan Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI) tentang Penguatan Ekosistem dan Kesadaran dalam Deteksi Dini Kanker Prostat.

Kesepakatan ini mencakup kolaborasi untuk mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam penanganan kanker prostat, termasuk pelaksanaan skrining dan deteksi dini serta edukasi masyarakat mengenai kanker prostat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pentingnya deteksi dini.

Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia, Esra Erkomay menyampaikan,kanker prostat masih menjadi salah satu tantangan kesehatan yang paling mendesak bagi pria, baik secara global maupun di Indonesia. Oleh karena itu, pihaknya merasa terhormat atas kepercayaan yang diberikan oleh IAUI untuk dapat bekerja sama dalam memperkuat ekosistem dan kesadaran masyarakat terhadap skrining dan deteksi dini kanker prostat.

“Kemitraan ini juga menjadi momen untuk memajukan layanan kesehatan di Indonesia, khususnya di bidang urologi, yang akan kami laksanakan dengan sebaik-baiknya selama dua tahun ke depan,” ujar dia melalui siaran pers pada Jumat (15/11).

Sekitar 70 persen pria yang terdiagnosa kanker prostat mencari pengobatan pada saat penyakit sudah berada di stadium lanjut atau akhir. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat tentang kanker prostat dan pentingnya pemeriksaan dini, yang dapat menjadi  masalah serius, terutama bagi mereka yang memiliki risiko tinggi, seperti riwayat kanker prostat dalam keluarga.

Kondisi ini sangat disayangkan karena jika kanker prostat dapat dideteksi pada tahap awal, peluang kesembuhannya akan lebih tinggi. Deteksi dini dapat meningkatkan tingkat kelangsungan hidup dan kualitas hidup pasien. Oleh karena itu, peningkatan kesadaran serta edukasi tentang gejala awal dan pentingnya pemeriksaan rutin sangat diperlukan.

“Kami menyambut baik dan sangat mendukung terselenggaranya sinergi dan kolaborasi antara AstraZeneca dengan IAUI. Kesepakatan ini menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor  untuk membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan skrining sebagai upaya dalam mengurangi pasien kanker prostat metastatik,” ujar Ketua Pengurus Pusat Ikatan Ahli Urologi Indonesia  Dr. dr. Ferry Safriadi, SpU(K), FICS.

Upaya promotif dan preventif khususnya terhadap kanker prostat sebagai salah satu jenis kanker yang tinggi kejadiannya di Indonesia sangatlah penting. Oleh karenanya kerjasama ini diharapkan akan membantu mewujudkan pelayanan kesehatan di Indonesia yang lebih baik dan lebih terdepan pada dua tahun kedepan.

AstraZeneca Indonesia mengambil langkah proaktif untuk mengedukasi masyarakat, meningkatkan kesadaran, dan mempromosikan deteksi dini serta skrining, yang pada akhirnya memberdayakan pasien untuk bertanggung jawab atas kesehatan mereka. Upaya bersama diperlukan agar masyarakat secara sukarela melakukan deteksi dini kanker prostat melalui pemeriksaan Antigen Spesifik Prostat (PSA) sehingga kanker jenis tersebut dapat ditanggulangi sedini mungkin.

“Melalui kemitraan ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran dan mempromosikan mengenai deteksi dini serta skrining yang pada akhirnya memberdayakan pasien untuk bertanggung jawab atas kesehatan mereka. Kami juga berharap dapat melakukan skrining terhadap 2.000 pria berisiko tinggi pada tahun 2025 bersama dengan IAUI,” tutup Esra.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Disdagin: Bandung Great Sale 2026 Berhasil Raih Omzet Rp1,52 Miliar

Jaga Stabilitas Harga, Perum Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Karo

Kebakaran di Blok Ranu Kembang, Sebanyak 170 Pendaki Semeru Dievakuasi dalam Kondisi Aman

Kantor Pos Ternate pamerkan perangko terbitan 1980-1997

Pemkab Wakatobi Gaet Pelaku Industri Wisata Bali untuk Perkuat Jaringan Pemasaran

Sebelum Buka Muktamar Ke-35 NU, Presiden Prabowo akan Sambangi Ndalem Pesantren Tambakberas

Kebakaran Gunung Semeru: Ratusan Pendaki Masih Berada di Ranu Kumbolo, Harus Dievakuasi

LRT Jakarta Rute Velodrome–Manggarai Hadirkan Fasilitas yang Nyaman

Lewat Pantauan Satelit, BMKG Deteksi 1.079 Titik Panas di Kalimantan Selatan pada Kamis

Velodrome ke Manggarai Cuma 28 Menit? Cek Deretan Fasilitas Mewah LRT Jakarta Terbaru!

Pegadaian Peduli Kucurkan Bantuan Pembangunan Jembatan Raba Sa’u di Kabupaten Bima

Kementerian Ekraf Perkuat Industri Otomotif Lewat FIA Rallycross World Cup 2026

KKP Terbitkan Izin Pemanfaatan Air Laut untuk 16 Pembangkit PLN NP

Kementerian Pendidikan Tinggi Bebaskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa Bumi NTT

Perkuat Integrasi Transportasi Publik Jabodetabek, Ditjen Intram dan JICA Jalin Kerjasama

Persiapan Muktamar NU di Jombang

PT KAI Daop 6: KA Berangkat Sesuai Jadwal usai Penanganan KA Malabar

Kemnaker Perluas Jejaring dengan Pemerintah Daerah Jepang untuk Perkuat Kapasitas SDM Indonesia

Bandara Internasional Hang Nadim Tambah Rute Baru Batam–Penang

Rupiah Melemah Seiring Obligasi AS Jangka Pendek Meningkat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.