Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Judi “Online” Ancam Bonus Demografi

📅 Jumat, 15 Nov 2024, 00:01 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Judi “Online” Ancam Bonus Demografi Doc: ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Ket. PAPARAN JUDI “ONLINE” I Warga melihat iklan judi online melalui gawainya di Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melaporkan lima provinsi terbesar secara jumlah masyarakatnya yang sudah

Masih banyak kegiatan ekonomi produktif yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi kalangan bawah, tak mesti dari kegiatan judi online.

JAKARTA – Banyak anak muda kecanduan judi online bisa mengancam visi Indonesia Emas pada 2045. Padahal, bonus demografi yang dimiliki semestinya dapat menjadi kesempatan bagi negara untuk menikmati banyaknya penduduk usia produktif.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Esther Sri Astuti, menegaskan judi online harus diberantas karena bisa merusak generasi muda. "Saya tidak setuju dengan judi online dan aktivitas sejenisnya meskipun menggerakkan undercover economy. Haram dan merusak generasi muda," tegas Esther kepada Koran Jakarta, Kamis (14/11).

Menurut Esther, masih banyak kegiatan ekonomi produktif yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi kalangan bawah,tak mesti dari kegiatan judi online.

Anggota Komisi I DPR RI, Junico Siahaan, mendorong Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memperkuat penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sebagai sistem pemblokiran situs judi online. Meningkatnya anak-anak pengguna judi online dinilai menjadi ancaman bagi generasi muda bangsa.

“Masalah judi online sudah semakin mengkhawatirkan. Bukan karena perputaran uangnya yang sangat besar dari praktik ilegal ini saja, tapi juga bagaimana judol telah menyasar anak-anak,” kata Junico Siahaan.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melaporkan perputaran uang dari aktivitas judi online bisa mencapai 400 triliun rupiah pada akhir tahun ini dengan jumlah di atas tiga juta orang yang mayoritas dari kalangan menengah ke bawah.

Persoalan judi online semakin diperparah dengan adanya keterlibatan internal Kementerian Komdigi pada aktivitas terlarang itu. Petugas yang seharusnya memblokir situs-situs judol justru memanfaatkan wewenangnya dengan “mengizinkan” situs-situs judol tetap beroperasi dengan mendapat uang bayaran.

Pihak Komdigi pada Agustus lalu menyampaikan pihaknya telah menerapkan sistem pengawasan dan pemblokiran konten negatif, termasuk situs-situs judi online, dengan menggunakan teknologi machine learning dan AI.

Junico meminta sistem ini dimaksimalkan. "Ini yang saya juga sampaikan dalam rapat kerja dengan Komdigi pekan lalu. Komdigi harus maksimal memberantas situs-situs judol, salah satunya dengan pengoptimalan penggunaan AI, agar jangan sampai kecolongan lagi," tutur pria yang akrab disapa Nico Siahaan itu.

Nico menyoroti upaya pemblokiran situs judi online yang masih ditangani manusia. Penangkapan sejumlah pegawai Komdigi menjadi bukti metode tersebut masih memiliki banyak celah.

Nico mengatakan penggunaan AI di luar negeri sudah masif digunakan untuk melakukan pemblokiran situs judi online.

Masalah Pinjol

Anggota Komisi VI DPR RI, Subardi, mengungkapkan, selain judi online yang belakangan mencuat usai Kepolisian menetapkan 11 tersangka oknum dari Kementerian Informasi dan Digital, bahaya yang tak kalah dahsyatnya adalah pinjaman online (pinjol). Pinjol sangat terkait erat dengan judi online.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.