- Home
-
- Luar Negeri
-
- Ini Alasannya Kenapa Penta...
Ini Alasannya Kenapa Pentagon Cabut Larangan Kehadiran Kontraktor Pertahanan AS di Ukraina
Sabtu, 09 Nov 2024, 22:15 WIBMoskow- Departemen Pertahanan Amerika Serikat mencabut larangan kehadiran kontraktor pertahanan AS di Ukraina untuk memperbaiki senjata yang dipasok oleh Washington ke Kiev, lapor Reuters pada Jumat (8/11).
Sebelumnya pada Juni, CNN melaporkan dengan mengutip para pejabat AS bahwa Gedung Putih sedang berupaya untuk mencabut larangan de facto terhadap kehadiran kontraktor militer AS di Ukraina.
Laporan CNN itu menambahkan bahwa Gedung Putih belum menerima persetujuan dari Presiden Joe Biden.
CNN kemudian melaporkan pada Jumat, dengan mengutip seorang pejabat yang mengetahui mengenai situasi tersebut, bahwa kontraktor militer AS akan membantu memelihara dan memperbaiki jet tempur F16 dan sistem pertahanan udara Patriot, serta menambahkan bahwa sistem ini memerlukan "keahlian teknis khusus untuk memeliharanya."
Laporan itu juga menyebutkan bahwa Pentagon diperkirakan akan mulai membuat daftar kontrak secara daring.
Para kontraktor disebut akan ditempatkan jauh dari garis depan dan tidak akan terlibat langsung dalam pertempuran.
Jurnal Foreign Policy melaporkan sebelumnya bahwa perusahaan-perusahaan Ukraina tidak diizinkan memperbaiki senjata AS sesuai dengan undang-undang ekspor AS.
Sementara itu, para kontraktor AS juga tidak boleh berada di garis depan untuk membantu perbaikan peralatan buatan AS tanpa adanya izin dari pihak Gedung Putih.
Berita Terkait:
-
Mendukbangga: Program Genting Bantu Rumah Layak Huni Keluarga Berisiko Stunting
-
Gempa Luluh Lantakkan Kolombia, Sedikitnya 111 Orang Tewas
-
Manchester United Segera Diperkuat Empat Pemain Senior, Bruno Fernandes Siap Kembali
-
Nyaris Tanpa Molor, Whoosh Bukukan Ketepatan Waktu 99,4 Persen
-
PINTU Incubator Perkuat Kolaborasi Mode Indonesia-Prancis di JF3 2026
-
Syrian Airlines Terbang Lagi Aktifkan Rute Damaskus-Moskow
-
KM Nurul Salsa Tenggelam di Selayar: 46 Penumpang Selamat, 23 Masih Dicari Tim SAR
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.