Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Xi Jinping: Beijing dan Washington Harus Temukan Cara Bersahabat

📅 Jumat, 08 Nov 2024, 01:20 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Xi Jinping: Beijing dan Washington Harus Temukan Cara Bersahabat Doc: Antara
Ket. Xi Jinping

JAKARTA – Terpilihnya Donald Trump kembali sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan mengubah tatanan geopolitik dunia. Trump seperti diperkirakan bakal menghidupkan kembali narasi perang dagang dengan Tiongkok. Meskipun sebenarnya empat tahun era Joe Biden sebagai Presiden ke-46 Amerika Serikat, kebijakan perang dagang dari Donald Trump tak satu pun dicabut. Namun, Biden berhasil membangun narasi yang jauh lebih bersahabat dengan Tiongkok. Sementara Donald Trump, sebagaimana disaksikan selama masa 2018–2020, setiap hari adalah perang dagang.

Risikonya tidak saja memanaskan tensi geopolitik, tapi juga membuat prospek ekonomi global semakin suram. Namun lepas dari itu semua, tentu Donald John Trump tak sendiri di Gedung Putih. Seperti yang sudah-sudah, selama empat tahun menjadi Presiden, peran para pemikir dan elite-elite yang mendampingi Donald Trump sebagai Kepala Negara juga tak bisa diabaikan. Seperti diketahui, perang dagang merupakan kebijakan Presiden Donald Trump untuk menstabilkan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang mengalami defisit perdagangan pada tahun 2018.

Defisit perdagangan terbesar dalam neraca perdagangan Amerika Serikat disumbang oleh Tiongkok. Oleh sebab itu, Donald Trump menetapkan kebijakan perang dagang dengan Tiongkok dengan menaikkan tarif bea impor yang kemudian dibalas hal serupa oleh Tiongkok.

Pakar ilmu ekonomi dari Universitas Airlangga, Surabaya, Rossanto Dwi Handoyo, mengatakan potensi perang dagang AS-Tiongkok dan penurunan kelas menengah akan berdampak langsung ke Indonesia. “Itu terjadi karena perang dagang Amerika Serikat dan Tiongkok,” kata Rossanto. Perang dagang akan mendorong Tiongkok mencari pasar baru, salah satunya Indonesia. Ini akan memukul daya saing produk lokal. Akibatnya, banyak pedagang lokal yang terpaksa mengurangi jumlah karyawan. Ini kemudian berdampak pada penurunan pendapatan dan daya beli masyarakat. Oleh sebab itu, pemerintah perlu mengantisipasi ini dengan memperkuat UMKM lewat berbagai kebijakan seperti subsidi bunga.

Harapan Xi Jinping

Presiden Tiongkok, Xi Jinping, pada hari Kamis (7/11), mengatakan, Beijing dan Washington harus menemukan cara untuk bersahabat dalam sebuah pesan kepada Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump. Dikutip dari The Straits Times, kemenangan telak Trump dalam pemilihan presiden mengawali era ketidakpastian baru di AS dan dunia, dan menggabarkan kemungkinan pergeseran dalam hubungan AS-Tiongkok, yang telah tegang dalam beberapa tahun terakhir atas segala hal mulai dari perdagangan hingga status Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri.

 Dalam pesan pertamanya kepada Trump sejak mantan presiden tersebut memperoleh masa jabatan kedua, Xi mengatakan “sejarah telah menunjukkan Tiongkok dan Amerika Serikat mendapat keuntungan dari kerja sama dan menderita akibat konfrontasi”, kata lembaga penyiaran pemerintah CCTV (China Central Television). “Hubungan Tiongkok-AS yang stabil, sehat, dan berkelanjutan merupakan kepentingan bersama kedua negara dan sejalan dengan harapan masyarakat internasional,” kata Xi. Ia meminta Washington dan Beijing untuk memperkuat dialog dan komunikasi dan mengelola perbedaan dengan tepat. “Kedua negara harus menemukan cara yang benar... untuk hidup berdampingan di era baru ini, demi memberi manfaat bagi kedua negara dan dunia,” kata Xi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Minggu Bakal Diguyur Hujan,...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.