Filipina Incar Kehadiran Terus-Menerus di LTS

Kamis, 07 Nov 2024, 02:59 WIB

MANILA - Seorang pejabat militer senior Filipina pada Rabu (6/11) menyatakan bahwa Manila mengincar kehadiran terus-menerus di Laut Tiongkok Selatan (LTS). Pernyataan itu dilontarkan  saat pasukan Filipina melakukan latihan perang yang menampilkan skenario perebutan kembali sebuah pulau di perairan sengketa tersebut.

Beijing telah berupaya memperluas kehadirannya di perairan yang disengketakan itu selama bertahun-tahun, mengabaikan putusan internasional yang menyatakan klaimnya terhadap sebagian besar laut itu tidak memiliki dasar hukum.

Ket. Foto: Pertahankan Kehadiran l ­Seorang petugas Penjaga Pantai Filipina sedang mengabadikan sebuah kapal Penjaga Pantai Tiongkok yang membuntuti saat menjalankan misi pengiriman ulang pasokan di LTS pada 5 maret lalu. Pada Rabu (6/11), — Sumber: AFP/JAM STA ROSA

Dalam beberapa bulan terakhir, Tiongkok telah mengerahkan angkatan laut, penjaga pantai dan apa yang disebut pasukan milisi maritim yang diduga kapal penangkap ikan Tiongkok, dalam upaya untuk menghalangi Filipina memasuki tiga kawasan terumbu karang dan pulau yang secara strategis penting di LTS.

“Kita perlu memiliki kehadiran yang terus-menerus di Laut Filipina Barat (LTS),” ujar Laksamana Muda Roy Vincent Trinidad mengatakan pada sebuah konferensi keamanan, seraya menambahkan wilayah-wilayah terpencil di kepulauan Filipina perlu dihubungkan dengan seluruh negara.

Trinidad, juru bicara Angkatan Laut untuk masalah LTS, mengatakan bahwa semua warga Filipina harus memahami ancaman eksistensial, dan menekankan prosesnya dapat memakan waktu bertahun-tahun.

“Sementara itu, kami memanfaatkan (kekuatan) angkatan laut yang memiliki pemikiran yang sama, negara-negara yang memiliki pemikiran yang sama, mitra, sekutu, dan teman kami,” ucap Trinidad, seraya menyebut Australia, New Zealand, Jepang, Vietnam, Kanada, Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Prancis.

Ia menyampaikan komentar tersebut saat sekitar 3.000 tentara Filipina memulai manuver selama 12 hari di LTS dan pulau-pulau yang berdekatan pada awal pekan ini.

Kendalikan Tindakan

Menjelaskan lebih lanjut pidatonya, Trinidad kemudian mengatakan kepada wartawan bahwa patroli gabungan, yang dijuluki Aktivitas Kerja Sama Maritim Multilateral (MMCA), telah mengendalikan perilaku Tiongkok di laut.

“Selama berlangsungnya MMCA, tidak terlihat adanya tindakan pemaksaan dan agresi yang dilakukan oleh pihak angkatan laut, penjaga pantai, atau milisi maritim Tiongkok,” ungkap Trinidad. “Latihan angkatan laut gabungan yang diadakan secara berkala oleh Filipina, AS, dan negara-negara Barat lainnya membantu mengendalikan tindakan agresif Tiongkok di LTS,” imbuh dia seraya mengatakan bahwa jeda tersebut terjadi beberapa hari sebelum dan selama, dan beberapa hari setelah latihan.

Trinidad pun mengatakan bahwa lebih banyak latihan angkatan laut gabungan diharapkan akan digelar pada 2025.

“Latihan angkatan laut multilateral dan bilateral membantu memberi kelonggaran waktu saat kita terus mengembangkan kemampuan kita,” ungkap dia seraya mencatat bahwa ini merupakan tantangan besar mengingat keterbatasan peralatan militer Filipina.

Trinidad juga mengatakan bahwa negara-negara Asean tidak berbuat cukup banyak untuk mendukung Filipina atau hukum internasional. Walau begitu Trinidad mendesak negara-negara Asean untuk tidak menderita dalam diam dalam menghadapi tindakan Tiongkok.

Di Beijing, juru bicara kementerian luar negeri Mao Ning menekankan bahwa Tiongkok memiliki kedaulatan atas kepulauan LTS dan perairan di sekitarnya. “Kami menjaga hak dan kepentingan kedaulatan kami sesuai dengan hukum domestik dan internasional,” tutur dia.

Mao menambahkan bahwa menunjukkan kekuatan dan memprovokasi konfrontasi di LTS hanya akan meningkatkan ketegangan dan merusak stabilitas regional. AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.