Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamensos Sebut Instrumen untuk Makan Bergizi Gratis Sudah Kuat

📅 Selasa, 05 Nov 2024, 00:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamensos Sebut Instrumen untuk Makan Bergizi Gratis Sudah Kuat Doc: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari
Ket. Wamensos Agus Jabo Priyono dalam diskusi Forum Merdeka Barat (FMB) 9 tentang program makan bergizi gratis secara daring di Jakarta, Senin (4/11/2024).

Jakarta - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menyatakan Indonesia sudah memiliki instrumen yang kuat untuk program makan bergizi gratis yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Hal tersebut disampaikan Agus dalam Forum Merdeka Barat (FMB) 9 yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin, untuk merespons masukan dari masyarakat tentang ruang lingkup makan bergizi gratis yang dianggap masih belum jelas.

“Kalau soal ruang lingkup, negara kita juga punya instrumen atau perangkat yang bisa mengurus makanan bergizi gratis tersebut. Bahkan, negara-negara lain yang rakyatnya banyak juga mampu, seperti Tiongkok dan India. Kita jangan pesimis untuk kebesaran bangsa dan generasi kita yang unggul,” katanya.

Agus menjelaskan, filosofi paling penting dari program makan bergizi gratis yakni untuk menyiapkan generasi unggul melalui pemberian makanan yang penuh nutrisi bagi para generasi muda.

“Filosofinya (makan bergizi gratis) agar generasi muda kita harus sehat dan unggul. Artinya, menjadi tanggung jawab negara untuk menyiapkan generasi unggul tersebut, jadi unsur nutrisi yang mereka konsumsi menjadi penting, yang mempengaruhi secara fisik, pikiran, dari generasi-generasi yang akan kita persiapkan menjadi generasi yang hebat,” ujar dia.

Ia menegaskan, dari berbagai macam penelitian, dukungan makanan bergizi gratis tersebut bisa meningkatkan tinggi badan pada laki-laki dan perempuan.

“Makan bergizi gratis ini program prioritas dan mendesak yang harus segera diwujudkan agar ibu hamil, ibu menyusui, dan anak sekolah mendapatkan nutrisi yang memadai,” ucapnya.

Ia mengemukakan, meski Kemensos belum mendapatkan perintah akan dilibatkan dalam program makan bergizi gratis, namun pihaknya siap apabila dibutuhkan, mengingat selama ini Kemensos juga memiliki program permakanan yang ditujukan untuk para lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.

“Kita memberikan makanan gratis kepada ibu-ibu lansia yang umurnya di atas 75 tahun dan disabilitas. Untuk lansia saja 100 ribu, dan itu sehari kita kasih makan dua kali, pagi dan siang, yang menyediakan kelompok masyarakat. Kelompok masyarakat itu tugasnya menyediakan makanan, memasak, termasuk mengantarkan makanan,” tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.