Jumlah Karhutla di Sumsel Berkurang Dampak Musim Hujan

Selasa, 05 Nov 2024, 00:02 WIB

Palembang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan menyebutkan jumlah kasus kebakaran kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah itu berkurang dampak musim hujan.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman di Palembang, Senin, mengatakan musim hujan yang melanda membuat jumlah titik panas dan karhutla di Sumsel berkurang.

Ia menjelaskan karhutla yang terjadi di Kabupaten Musi Banyuasian dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berangsur padam karena musim hujan.

Sebelumnya, dua wilayah itu terbakar sejak Sabtu (2/11). Pemadaman sudah dilakukan selama dua hari dengan melakukan water bombing ke wilayah tersebut. Ahad kemarin (3/11), pemadaman di Lais dengan 27 kali water bombing dan di Penukal Utara 41 kali water bombing.

“Hujan membantu pemadaman yang dilakukan Satgas udara di dua wilayah tersebut,” katanya.

Sedangkan, untuk beberapa daerah lainnya masih terjadi karhutla. Hingga akhir pemadaman kondisinya masih berasap di wilayah Tulung Selapan, Ogan Kometing Ilir (OKI) sehingga mengerahkan dua helikopter masih terbakar.

"Dua helikopter melakukan 51 kali water bombing ke Tulung Selapan, kondisinya masih berasap," katanya.

Lalu, untuk wilayah Gelumbang kabupaten Muara Enim masih terjadi karhutla dengan kondisi masih berasap.

"Pemantauan oleh patroli udara akan dilakukan hari ini untuk melihat kondisi wilayah yang masih terbakar. Jika masih ada maka akan kembali dilakukan water bombing," katanya.

Secara keseluruhan, pemadaman yang dilakukan di empat daerah tersebut yakni Muara Enim, OKI, PALI dan Muba mengerahkan lima helikopter, tujuh kali sorti dengan 202 kali water bombing.

Sudirman mengatakan berdasarkan dari laporan LAPAN tidak ditemukan titik panas di Sumsel pada Minggu (3/11). Pada hari sebelumnya hanya terpantau satu titik panas dan 20 titik panas dan keseluruhan bulan November 2024 hanya ditemukan sebanyak 21 titik panas.

Kemudian, jumlah titik panas pada Oktober sebanyak 710 titik panas, September terbanyak dengan 1.540 titik panas, Agustus 1.173 titik panas, dan Juli 530 titik panas. Sepanjang Tahun 2024, jumlah titik panas yang terdeteksi mencapai 4.415 titik panas.

“Angka ini lebih tinggi dibandingkan 2021 dan 2022 yang hanya 2.794 titik panas dan 2.364 titik panas. Namun, tidak lebih besar dibandingkan 2020 yang mencapai 4.536 titik panas dan 2023 sebanyak 20.547 titik panas,” kata dia.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Paus Leo XIV Desak Dunia Lawan Kemiskinan dan Ketimpangan

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

"Silent Hill: Townfall" Eksklusif Konsol PS5 Minimal Enam Bulan

Resmi Digarap Disney! National Treasure 3 Masuk Pengembangan, Nicolas Cage Siap Kembali?

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.