Belanda dan Kenya Kuasai Marathon New York
Selasa, 05 Nov 2024, 06:30 WIBNEW YORK - Abdi Nageeye dari Belanda meraih gelar maraton besar pertamanya. Sedangkan Sheila Chepkirui  asal Kenya menang dalam debutnya di ajang Maraton New York ke-53, Senin (4/11). Nageeye, pria 35 tahun kelahiran Somalia yang menjadi peraih medali perak maraton Olimpiade Tokyo dan menempati posisi ketiga di New York  tahun 2022, menang dengan catatan waktu resmi 2 jam 7 menit 39 detik.
âSaya tahu ini hari saya. Saya sangat fokus. Semua orang mencoba melaju. Saya tetap di belakang mereka. Kalian tidak akan ke mana-mana. Ini adalah balapan saya kali ini,â ujar Nageeye. Nageeye mengalahkan juara New York 2022, Evans Chebet dari Kenya, dengan selisih enam detik. Sedangkan Albert Korir, pemenang New York 2021, menempati posisi ketiga dengan catatan waktu 2:08:00.
Di bagian putri, Chepkirui menang dengan catatan waktu 2:24:35. Dia memisahkan diri di akhir lomba untuk mengalahkan juara bertahan Hellen Obiri dengan selisih 14 detik. Vivian Cheruiyot melengkapi sapu bersih podium putri untuk Kenya dengan catatan waktu 2:25:21. âIni sangat berarti bagi saya. Itu berarti pelatihan saya berjalan baik. Saya sangat senang,â jelas Chepkirui. Satu mil terakhir, benar-benar sulit, tetapi dia mendorong diri hingga batas.
Lebih dari 50.000 pelari berkompetisi di lintasan sejauh  42,2 km melewati kota, dari Staten Island hingga garis finis di Central Park.Nageeye tidak menyelesaikan lomba di Olimpiade Paris, tetapi kekecewaannya itu disalurkan dalam latihan yang membuahkan kemenangan gemilang di New York.
âSetiap hari saya memikirkan Olimpiade, tetapi harus berlatih. Saya harus bangkit kembali dan pergi ke New York untuk menang,â ujarnya. Juara Olimpiade Tamirat Tola  asal Ethiopia gagal meraih kesempatan menjadi pria pertama yang memenangkan New York dan emas Olimpiade di tahun yang sama. Dia finis di urutan keempat, 32 detik di belakang.
Geoffrey Kamworor dari Kenya, juara New York 2017 dan 2019, menempati posisi kelima dengan catatan  waktu 2:08:50. Sementara itu, Sydney resmi menjadi bagian dari World Marathon Majors (ajang marathon utama dunia), bergabung dengan kota-kota seperti London, New York, dan Boston. Konfirmasi Sydney sebagai anggota ketujuh dari seri tersebut menandai puncak dari program tiga tahun untuk meningkatkan kualitas. Kota lainnya adalah Tokyo, Berlin, dan Chicago. ben/AFP/G-1
Berita Terkait:
-
Polres Dumai Riau Selamatkan 29 Calon PMI Ilegal Korban TPPO
-
Diskum Batam Catat 11 Bangunan Kopdes Merah Putih Rampung 100 Persen
-
Tiongkok-Myanmar Janji Tingkatkan Kerja Sama
-
Gandeng Brimob, KKP Teken Kerjasama Amankan Produk Perikanan dari Kontaminasi Radioaktif
-
Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Belanda Pesta Gol 5-1 ke Gawang Swedia
-
Rapat Paripurna DPR Setujui Evaluasi Perubahan Kedua Prolegnas Prioritas 2026
-
Tak Masuk Skuad Kontra Oman, Terbongkar Alasan Mees Hilgers Tetap Ikut Latihan Timnas Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.