Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Produksi Beras Jakarta Turun 122 Ton

📅 Sabtu, 02 Nov 2024, 01:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Produksi Beras Jakarta Turun 122 Ton Doc: ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Ket. Petani menggunakan alat combine memanen padi yang mereka tanam di sejumlah arela persawahan Jakarta Utara, Senin (5/8/2024).

JAKARTA - Produksi beras Jakarta sepanjang tahun ini akan turun 122 ton dibanding tahun lalu. Tahun lalu ada produksi 1.576 ton. Tahun ini paling hanya akan ada produksi 1.453 ton.

"Total produksi beras tahun ini diperkirakan akan ada penurunan sebesar 7,78 persen dibandingkan tahun lalu," kata Kepala BPS Provinsi Jakarta, Nurul Hasanuddin, Jumat. Nurul merinci bahwa produksi padi Jakarta sepanjang Januari-September sebesar 2.153 ton gabah kering giling (GKG), atau jika dikonversikan setara dengan 1.269 ton beras.

Produksi ini menurun 13,47 persen atau sebanyak 335 ton GKG yang setara dengan 197 ton beras. Sementara itu, berdasarkan pengamatan fase tumbuh padi hasil Survei Kerangka Sampling Area (KSA) bulan September, potensi produksi padi sepanjang Oktober-Desember sekitar 312 ton GKG atau setara 184 ton.

Dengan demikian, total produksi padi sepanjang 2024 diperkirakan mencapai 2.466 ton GKG atau menurun 7,77 persen setara 207 ton GKG. Penurunan produksi dipicu wilayah panen Jakarta hanya berasal dari tiga kabupaten/kota: Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat.

Produksi padi diperoleh berdasarkan luas panen padi tahun ini mencapai 513 hektare. Sementara itu, berdasarkan data dari Kementerian ATR/BPN, Jakarta hanya memiliki luas lahan baku sawah terkecil di Indonesia, yakni 414 hektare.

"Artinya, Jakarta mengalami panen lebih dari satu kali dalam satu tahun untuk kita potret dan ini sesungguhnya mengalami penurunan sebesar 29,66 hektare, dibandingkan tahun sebelumnya," kata Nurul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.