Persebaya Pertajam Penyelesaian Akhir dan Bola Mati Jelang Lawan PSIS

Rabu, 30 Okt 2024, 16:49 WIB

SURABAYA - Persebaya Surabaya terus mempertajam penyelesaian akhir dan skema bola mati (set piece) untuk menghadapi pertandingan pekan kesepuluh melawan PSIS Semarang, di Stadion I Wayan Dipta, Bali, pada Sabtu (2/11).

Pelatih Persebaya Paul Munster mengatakan anak asuhnya secara permainan sudah berkembang lebih baik secara perlahan, bahkan saat pertandingan terakhir melawan PSM Makassar meskipun hasilnya berakhir imbang 1-1.

"Untuk latihan ada detail-detail kecil dari fase serangan dan bola mati. karena sudah jelas skema bola mati kami bagus. Sementara untuk penguasaan bola, cara kami bermain, cara kami mengatur permainan di babak kedua. Semua orang tahu, kami semua tahu itu hanya penyelesaian akhir. Kami seharusnya mencetak dua atau tiga gol di babak kedua," ujar Munster di Surabaya, Rabu.

Pelatih asal Irlandia Utara itu menjelaskan, tim pelatih dan para pemain sudah berjuang keras untuk segera memecahkan kebuntuan terkait permainan menyerang hingga penyelesaian akhir.

"Saya pikir mungkin orang-orang atau para pendukung, tidak menyadari betapa kerasnya kami mengerjakannya. Saya adalah seorang penyerang. Jadi, saya memberikan detail sebanyak para pemain penyerang," katanya.

Positifnya, kata dia, dalam hal penyerangan sudah mulai membaik dalam setiap pertandingan dengan banyaknya peluang-peluang terjadi dari skemaoffensive strategy.

"Hal positifnya adalah kami mendapatkan banyak peluang. Karena dalam latihan, kami memberi mereka solusi tentang bagaimana kami dapat mencetak gol," ucapnya.

Bahkan, pelatih yang memiliki lisensi UEFA Pro tersebut yakin hanya tinggal menunggu waktu untuk pemain klub berjuluk Bajol Ijo itu dapat mencetak gol.

"Hanya menunggu waktu. Mendapatkan gol pertama, gol kedua dan semua pemain dan penyerang kami akan mulai percaya diri untuk dapat mencetak gol. Saya percaya itu karena pemain Persebaya memiliki kualitas baik," tuturnya.

Oleh karena itu, Munster berharap semua pendukung, Bonek dan Bonita juga bekerja sama untuk mendorong pemain dapat mewujudkan hal tersebut dengan dukungan positif.

"Itulah sebabnya saya katakan kepada para pendukung, dorong para pemain, berikan mereka dorongan positif. Karena mudah untuk mengkritik (negatif) dan jika itu terjadi kepercayaan diri pemain akan menurun. Kita tidak boleh membiarkan hal itu terjadi. Kita perlu mendukung semua pemain dalam situasi yang positif," ujar Munster.

Sementara itu, pemain Persebaya Alfredo Tata mengaku para pemain selalu melakukan evaluasi tim setiap setelah pertandingan, termasuk saat imbang lawan PSM Makassar.

"Saat ini kami mempersiapkan diri untuk melawan PSIS Semarang, kami melakukan evaluasi dari kekurangan saat pertandingan terakhir, salah satunya finishing," katanya.

Tata, sapaan akrabnya, yakin dengan persiapan yang matang saat latihan akan membukakan jalan meraih tiga poin di Stadion I Wayan Dipta saat menghadapi PSIS.

"Kami semua akan saling suport dan menjaga kekeluargaan ini, termasuk dengan para Bonek dan Bonita, karena saat ini semuanya harus saling memberi kepercayaannya untuk meraih hasil maksimal," ujarnya. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Opik

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.