Cegah Kecelakaan, PT KAI Ingatkan Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Saat Melintas
Rabu, 30 Okt 2024, 16:35 WIBCianjur - PT KAI Daop II Bandung mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat melewati perlintasan sebidang tanpa palang pintu guna menghindari kecelakaan tertabrak atau tertemper kereta api seperti yang terjadi di Cianjur, Rabu (30/10).
Manager Humas KAI Daop 2 Bandung, Ayep Hanapi saat dihubungi Rabu, mengatakan kecelakaan kereta api terjadi di perlintasan sebidang di KM 108+6/7 petak Jalan Cipeuyeum-Ciranjang tepatnya di Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, menimpa pedagang es keliling.
"Kereta Api Siliwangi relasi Sukabumi-Cipatat tertemper sepeda motor penjual es keliling atas nama Kosim (48) warga Kampung Rawa Kotok, Desa Cibarengkok, Kecamatan Bojongpicung, saat ini korban mendapat penanganan medis di RSUD Cianjur," katanya.
Masih tingginya angka kecelakaan di perlintasan sebidang tanpa palang pintu membuat pihaknya mengimbau dan mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dan selalu Berhenti Tengok Kiri dan Kanan (BERTEMAN) pastikan aman baru melintas.
Bahkan tutur dia, selama ini masinis selalu melakukan antisipasi termasuk dalam kejadian di perlintasan Ciranjang, dimana sebelum terjadi kecelakaan masinis KA Siliwangi yang melihat ada bahaya di depannya, sempat membunyikan semboyan 35 berupa seruling lokomotif berulangkali.
"Diduga korban tidak mendengar suara seruling lokomotif sehingga KA Siliwangi tertemper sepeda motor yang dikendarai korban. Korban yang mengalami luka berat ditangani pihak kewilayahan Ciranjang dan dilarikan ke RSUD Sayang Cianjur," katanya.
Setelah kejadian masinis KA Siliwangi melakukan pengecekan lokomotif dan rangkaiannya di Stasiun Ciranjang, setelah dinyatakan aman KA Siliwangi melanjutkan perjalanan.
"Kami berharap tidak ada lagi kecelakaan yang menimpa masyarakat atau pengendara selama meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat melewati perlintasan sebidang tanpa palang pintu," katanya.
Humas RSUD Sayang Cianjur Asep Firman, mengatakan Kosim mendapatkan perawatan intensif dari tenaga kesehatan di Ruang IGD dengan kondisi luka berat di bagian kepala, mengalami gangguan temporomandibular (TMD).
"Kosim yang tertemper kereta mengalami luka parah di bagian kepala dan kaki akibat terlempar beberapa meter, paling parah di kepala, tapi kita akan terus sampaikan perkembangan kondisinya," kata Asep.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Perkuat Pengawasan Muatan Berbahaya, Ditjen Perhubungan Laut Tingkatkan Kompetensi Marine Inspector
-
Pemberdayaan Memerlukan Teknologi Tepat Guna
-
Crane Pasak Bumi Terguling di Bundaran Satelit Surabaya, Timpa PJU HR Muhammad
-
Wali Kota Tangerang: Liga Santri jadi Ruang Pembinaan Generasi Muda
-
Terpapar Kabut Asap, Orangutan yang Ditemukan Warga Mati Setelah Alami Gangguan Pernapasan
-
Menkop-DNIKS Sepakat Kolaborasi Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Sosial
-
Samsat Sigi: Penerimaan PKB Capai Rp10,7 Miliar Selama Program Insentif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.