Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mantan Pimpinan KPK Beri Masukan Antikorupsi

📅 Selasa, 29 Okt 2024, 01:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mantan Pimpinan KPK Beri Masukan Antikorupsi Doc: ANTARA/Fianda Sjojan Rassat
Ket. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi 2015–2019 Basaria Panjaitan (kiri) dan Thony Saut Situmorang berikan keterangan kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (28/10) sore.

JAKARTA - Sejumlah mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengadakan pertemuan dengan pimpinan KPK saat ini dalam rangka menyusun masukan terkait pemberantasan korupsi untuk disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi 2015-2019 Basaria Panjaitan usai bertemu dengan pimpinan KPK pada Senin (28/10) sore.

"Ini dalam rangka masukan-masukan penguatan, bagaimana penguatan KPK masa depan,"kata Basaria di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Basaria juga menilai Prabowo sebagai presiden yang sangat peduli dengan isu pemberantasan korupsi. Menurutnya hal itu terlihat dari berbagai pernyataan Prabowo sejak awal menjabat hingga saat ini.

"Di samping itu juga kalau kita ikuti presiden kita sekarang, beliau kelihatannya sangat peduli tentang korupsi mulai dari beliau dilantik sampai dengan hari ini, setiap hari hampir mengatakan berbicara tentang pemberantasan korupsi," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Indonesia 2015-2019 Thony Saut Situmorang optimistis Presiden Prabowo Subianto akan membawa perubahan-perubahan yang positif dalam penguatan pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Ya sampai hari ini kami masih optimis besar ya, karena saya bilang tadi pasti ada strategi, struktur, skill, style yang berbeda, pasti style beda kan, gayanya pasti beda," kata Saut.

Saut mengatakan, sebagai pemimpin dengan latar belakang militer, Prabowo tentunya akan menghadirkan karakter yang berbeda dalam pemberantasan korupsi.

Menurutnya hal itu membuat Prabowo bisa bergerak lebih cepat dan efisien dalam menerapkan strategi pemberantasan korupsi yang lebih efektif dan efisien.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.