Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemilah Sampah Digratiskan Biaya Retribusi

📅 Jumat, 25 Okt 2024, 01:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemilah Sampah Digratiskan Biaya Retribusi Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto.

JAKARTA - Rakyat yang mau memilah sampah rumah tangga akan dibebaskan dari biaya retribusi mulai 1 Januari 2025. Juga bagi mereka yang bergabung dalam bank sampah.

"Masyarakat yang memilah sampah dari rumah atau menjadi bagian dari bank sampah akan dibebaskan dari kewajiban membayar retribusi. Tentu hal ini harus diverifikasi dulu oleh Dinas Lingkungan Hidup," jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jakarta, Asep Kuswanto, Kamis.

Asep menuturkan, insentif ini digulirkan untuk memotivasi warga agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah baik melalui pemilahan di rumah maupun dengan menjadi anggota bank sampah. Asep berpendapat partisipasi warga dalam mengolah sampah akan memberikan manfaat besar bagi pengurangan volume ke tempat pembuangan akhir.

Adapun retribusi pelayanan kebersihan, dikatakan Asep, merupakan salah satu langkah Pemprov untuk meningkatkan pengelolaan sampah secara lebih efektif efisien. Sistem ini didasarkan pada prinsip siapa yang menghasilkan sampah, harus membayar pengelolaannya.

Retribusi pelayanan mulai diberlakukan 1 Januari 2025. Retribusi ini akan dikenakan kepada rumah tinggal dan kegiatan usaha. Caranya, dengan pembagian tarif yang adil berdasarkan daya listrik yang terpasang di tempat masing-masing.

Ada tiga kategori rumah tinggal yang diatur dalam kebijakan ini. Ketiganya, kelas dengan daya listrik 450 hingga 900 VA dibebankan tarif retribusi per bulan. Lalu, kelas bawah 1.300 hingga 2.200 VA dibebankan tarif retribusi 10.000 per unit/bulan.

Kelas menengah 3.500 VA hingga 5.500 VA dibebankan tarif retribusi 30.000 per unit/bulan. Sedangkan kelas atas yang memiliki daya listrik 6.600 VA lebih dibebankan tarif retribusi 77.000 per unit/bulan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.