Ayo Hentikan Konflik, India Bahas Kekhawatiran yang Meluas Atas Penyebaran Perang Gaza

Kamis, 24 Okt 2024, 22:25 WIB

Ankara - India membahas isu mengenai kekhawatiran yang meluas atas penyebaran perang Israel di Gaza di Timur Tengah pada sesi BRICS yang berlangsung di Kazan, Rusia, Kamis.

"Ada kekhawatiran yang meluas bahwa konflik akan menyebar lebih jauh di wilayah tersebut," kata Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar dalam Sesi Outreach BRICS.

Ket. Foto: Ilustrasi - Suasana di sekitar India Gate di ibu kota India, New Delhi. — Sumber: ANTARA/Pixabay

Jaishankar menyampaikan peringatan tersebut ketika Israel terus melakukan pemboman udara di Lebanon sejak 1 Oktober tahun ini yang telah menewaskan lebih dari 2.500 orang.

"Situasi di Timur Tengah, Asia Barat bagi kami, adalah kekhawatiran yang dapat dipahami," ucapnya merujuk pada perang Israel di Gaza yang telah menewaskan lebih dari 42.800 warga Palestina.

Dirinya lebih lanjut mengatakan konsekuensi kemanusiaan dan material dari eskalasi lebih lanjut sangatlah serius. Sehingga, pendekatan apa pun harus adil dan tahan lama, serta mengarah pada solusi dua negara.

Di tengah serangan yang dilakukan oleh kelompok Houthi di Yaman terhadap kapal-kapal yang bergerak menuju Israel, menluIndia itu mencatat bahwa perdagangan maritim di wilayah itu telah terdampak signifikan.

Tentara Israel telah melanjutkan serangan dahsyat di Jalur Gaza sejak serangan Hamas tahun lalu, meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera.

Lebih dari 42.800 orang telah tewas, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan lebih dari 100.500 lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan setempat.

Upaya mediasi yang dipimpin oleh AS, Mesir, dan Qatar untuk mencapai gencatan senjata di Gaza dan kesepakatan pertukaran tahanan antara Israel dan Hamas telah gagal karena pemimpin Israel Benjamin Netanyahu menolak untuk menghentikan perang.

Serangan Israel di Gaza telah membuat hampir seluruh populasi di wilayah tersebut mengungsi di tengah blokade yang sedang berlangsung yang menyebabkan kekurangan parah terhadap makanan, air bersih, dan obat-obatan.

Israel menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas tindakannya yang brutal di Gaza.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karhutla Menggila! Kalsel Bentuk Tim Khusus untuk Tangani 3 Lokasi Prioritas

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.