- Home
-
- Luar Negeri
-
- Prancis Berencana Legalkan...
Prancis Berencana Legalkan Kasino Online Tahun Depan
Selasa, 22 Okt 2024, 16:30 WIBPARIS - Prancis ingin melegalkan kasino online tahun depan, menyelaraskan aturannya dengan sebagian besar negara Uni Eropa, menurut amandemen yang diajukan oleh pemerintah.
Dengan alasan Prancis dan Siprus satu-satunya negara anggota Uni Eropa di mana kasino online masih ilegal, pemerintahan Perdana Menteri Michel Barnier pada akhir pekan mengajukan amandemen terhadap rencana anggaran 2025 yang sedang dibahas di parlemen mulai Senin (21/10) malam.
Kasino konvensional telah memprotes rencana tersebut. Mereka terancam kehilangan sebagian besar omzet dan lapangan pekerjaan jika kasino online diizinkan bersaing dengan mereka.
Prancis mengizinkan pertaruhan online, tetapi perjudian permainan kasino online telah dilarang. Pemerintah sebelumnya berpendapat risiko kecanduan terlalu besar.
Poker, yang dimainkan di kasino dan diizinkan secara online, merupakan pengecualian karena dianggap lebih mengandalkan keterampilan pemain daripada keberuntungan belaka.
Namun, ada tawaran kasino online ilegal yang berkembang di Prancis, yang menurut pemerintah menghasilkan hingga 1,5 miliar euro ($1,63 miliar) setiap tahun, atau sekitar 10 persen dari seluruh pendapatan sektor tersebut.
Dengan melegalkan dan mengatur kasino online, pemerintah yakin dapat "membatasi dampak permainan online terhadap kesehatan konsumen", katanya.
Pemerintah juga dapat mengenakan pajak sebesar 55,6 persen dari pendapatan kotor.
Meskipun situs taruhan telah lama ingin menambahkan permainan kasino ke penawaran online mereka, kasino dunia nyata mengatakan dampaknya terhadap bisnis mereka akan menjadi "bencana besar", yang akan menyebabkan kerugian antara 20 hingga 30 persen dari pendapatan kotor mereka.
Gregory Rabuel, kepala asosiasi kasino Prancis, mengatakan kepada harian bisnis Les Echos, langkah tersebut akan menyebabkan "penutupan 30 persen dari tempat usaha kami", 15.000 pekerjaan terancam.
Namun, para pendukung langkah pemerintah berpendapat, sudah ada pasar kasino online yang cukup besar, dan legalisasinya tidak akan menambah tekanan kompetitif secara signifikan pada kasino fisik dibandingkan sekarang.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Kamala Harris Bidik Pencalonan Presiden AS pada Pemilu 2028
-
Ini yang Harus Dilakukan Bila EV Mati Mendadak
-
Ikan Nila Jadi Primadona di Kabupaten Gunung Mas, Penjualan Benih Tembus 1.830 Ekor di Awal 2026
-
Gunung Dukono Erupsi Lagi, Semburkan Abu Vulkanik hingga 1.200 Meter
-
IPA Portable Semanan Resmi Beroperasi, Ratusan Pelanggan Baru PAM JAYA Kini Terlayani
-
Deregulasi PLTS untuk Dorong Investasi Energi
-
Bamsoet Kembali Tegaskan Perbaikan Bangsa Harus Dimulai dari Partai Politik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.