Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina Goes to Campus 2024 Undip, Kenalkan Kerajinan Berbahan Dasar Eceng Gondok

📅 Selasa, 22 Okt 2024, 23:15 WIB | Oleh:
Pertamina Goes to Campus 2024 Undip, Kenalkan Kerajinan Berbahan Dasar Eceng Gondok Doc: Koran Jakarta/Henri Pelupessy
Ket. Pertamina kembali menggelar kegiatan Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2024 di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (22/10).

SEMARANG - Pertamina kembali menggelar kegiatan Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2024 yang pada kesempatan kali ini diadakan di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (22/10). Kegiatan ini turut mengundang peserta Pertamina UMK Academy 2024.

Area Manager Communication, Relations, danCorporate Social Responsibility PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho mengungkapkan, membawa Bengok Craft ke PGTC 2024 Universitas Diponegoro dalam rangka mengenalkan produk UKM yang ramah lingkungan dengan berbahan dasar eceng gondok kepada para mahasiswa.

"Bahan-bahan kerajinan yang dimiliki Bengok Kraft contohnya seperti sendal, topi, gelang, tas, bahkan ornamen jaket dengan berbahan dasar eceng gondok. Produk ini sangat ramah lingkungan dan kami ingin mengenalkan ke mahasiswa-mahasiswa yang hadir hari ini," kata dia.

Brasto menambahkan, Bengok Craft ini merupakan salah satu peserta Pertamina UMK Academy 2024. Program Pembinaan UMK yang dilakukan secara terstruktur, berjenjang dan terintegrasi sesuai dengan kebutuhan, harapan para mitra binaan, tren dan tantangan pasar, komitmen perusahaan untuk mendukung pengembangan UMK yang berkelanjutan sehingga dapat membantu pengembangan UMK secara optimal.

Sementara itu, pemilik Bengok Kraft, Firman Setiaji mengungkapkan, Bengok Craft merupakakan usaha kerakyatan mengangkat isu lingkungan dalam hal ini eceng gondok untuk meningkatkan taraf hidup pengrajin sekitar. Hal ini dikarenakan eceng gondok sebenarnya mencemari lingkungan, namun tanaman ini dikeringkan untuk dijadikan kerajinan tangan.

"Kami mengupayakan untuk mengurangi eceng gondok yang mencemari danau di Rawa Pening (Kabupaten Semarang) dengan memberdayakan pengrajin sekitar untuk dijadikan kerajinan tangan," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PT Pertamina Patra Niaga, Mia Krishna Anggraini mengatakan, produk Bengok Craft secara konsep sudah bagus karena mengusung ramah lingkungan namun harus mampu bersaing dengan global.

"Untuk produk Bengok Craft agar keseluruhan prosesnya ramah lingkungan. Selain itu, Bengok Craft harus mampu bersaing secara global. Untuk langkah awal saat ini sudah bagus karena sudah menunjukan inovasi produk dan harga yang ditawarkan sudah bersaing," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.