Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR: Pertumbuhan Ekonomi dan Hilirisasi Jadi Fokus Utama Capai Indonesia Emas

📅 Selasa, 22 Okt 2024, 10:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
DPR: Pertumbuhan Ekonomi dan Hilirisasi Jadi Fokus Utama Capai Indonesia Emas Doc: emedia.dpr.go.id
Ket. Anggota BKSAP DPR RI Ravindra Airlangga saat intervensi dalam sidang pertama pertemuan multipihak BKSAP dengan AIPA, FAO, dan IISD di Ubud, Bali, Rabu (23/7/2024).

JAKARTA - Anggota DPR RI, Ravindra Airlangga, menyampaikan pandangannya terkait tantangan ekonomi Indonesia dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi di atas 5%. Ia menyoroti pentingnya efisiensi investasi melalui penurunan Incremental Capital-Output Ratio(ICOR) dan hilirisasi sektor-sektor potensial seperti kelautan.

"Kita harus meningkatkan efisiensi investasi dengan menurunkan ICOR agar pertumbuhan ekonomi lebih optimal. Selain itu, hilirisasi produk seperti rumput laut sangat penting untuk meningkatkan nilai tambah, misalnya dalam sektor farmasi," ujar Ravindra di Jakarta, Senin (21/10).

Selain fokus pada hilirisasi, Politisi Fraksi Partai Golkar ini juga menekankan pentingnya mempersiapkan Indonesia menghadapi tahun emas 2045. Salah satu upaya yang ia soroti adalah menurunkan angka stunting dengan program makan siang gratis bagi anak-anak. "Penurunan angka stunting merupakan salah satu prioritas, dan program makan siang gratis adalah langkah konkret untuk mencapai itu," tambahnya.

Ravindra juga mengapresiasi peran masyarakat, terutama UMKM, dalam perekonomian nasional. Menurutnya, UMKM adalah penggerak utama ekonomi dan harus terus dilibatkan dalam berbagai rencana pembangunan. "Peran UMKM sangat penting karena sektor ini menyerap banyak tenaga kerja. Saya yakin, pemerintah akan terus melibatkan UMKM dalam pembangunan," ungkapnya.

Mengenai kepemimpinan Sri Mulyani yang kembali menjabat sebagai Menteri Keuangan, Ravindra menilai ini sebagai sinyal positif. "Kembalinya Ibu Sri Mulyani menunjukkan bahwa pemerintah tetap mengedepankan kebijakan ekonomi yang hati-hati dan terukur, terutama dalam mencapai standar makro ekonomi global," jelasnya.

Terkait sektor perpajakan, Ravindra optimis bahwa target peningkatan penerimaan pajak akan tercapai dengan memperluas tax base. "Ada upaya untuk memperbesar basis pajak dengan mengoptimalkan wajib pajak yang selama ini belum membayar," tutup Ravindra.

Ravindra juga mengekspresikan keyakinannya terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah saat ini, terutama di tengah situasi geopolitik global yang tidak menentu. "Indonesia harus memainkan peran lebih sentral dalam menghadapi tantangan global saat ini," ujarnya penuh optimisme.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.