Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKKBN Babel Gandeng Kampus Dampingi Penanganan Stunting Bangka Barat

📅 Selasa, 22 Okt 2024, 22:11 WIB | Oleh:
BKKBN Babel Gandeng Kampus Dampingi Penanganan Stunting Bangka Barat Doc: antara
Ket. BKKBN Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan kegiatan pemantauan dan evaluasi percepatan penanganan stunting di Kabupaten Bangka Barat.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bekerja sama dengan perguruan tinggi melakukan pendampingan terhadap tim untuk mendukung upaya percepatan penanganan dan penurunan stunting di Kabupaten Bangka Barat.

Direktur Pascasarjana Universitas Anak Bangsa (UAB) Kepulauan Babel Dedek Sutinbuk di Mentok, Selasa, mengatakan pihaknya telah melakukan pendampingan hingga di tingkat Rukun Tetangga (RT) agar kader semakin paham dan terampil untuk mendampingi para orang tua anak stunting.

"Bahkan kami telah melakukan penelitian terhadap jumlah kasus stunting dan pola penanganan yang dinilai tepat di Kecamatan Simpangteritip, Kabupaten Bangka Barat, dengan lokus di dua desa yaitu Desa Simpangtiga dan Kundi," katanya.

Dalam melakukan pendampingan, tim UABBabel langsung mendampingi para kader yang berada di tingkat RT. Selain itumemberikan pelatihan bagi kader-kader posyandu agar bisa mengawal tumbuh kembang bayi usia di bawah dua tahun (baduta) di wilayah kerja masing-masing.

Dengan demikian diharapkan sejumlah desa yang masih ditetapkan sebagai lokus stunting di Kabupaten Bangka Barat dapat diterapkan program yang sama agar percepatan penurunan stunting tercapai maksimal.

"Beberapa program yang sudah dijalankan dinilai cukup efektif untuk percepatan penurunan stunting di dua desa tersebut, karena tim bisa lebih maksimal dan tepat sasaran melakukan intervensi terhadap anak stunting," katanya.

Berdasarkan data hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, di Kabupaten Bangka Barat terdapat 33,2 persen bayi usia di bawah lima tahun (balita) mengalami stunting, dengan lokus 10 desa di tiga Kecamatan. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dibandingkan dengan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, prevalensi stunting mengalami kenaikan sebesar 0,1 persen.

Sedangkan berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) mengalami penurunan setiap tahunnya, prevalensi stunting Kabupaten Bangka Barat berdasarkan data EPPGBM per April 2024 sebesar 7,3 persen.

Dalam upaya percepatan penanganan stunting di Kabupaten Bangka Barat, Ketua Tim Kerja Hubungan antarlembaga, Advokasi Komunikasi Informasi dan Edukasi, serta Kehumasan BKKBN Perwakilan Kepulauan BabelAsmira Masnun memberikan masukan kepada Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) Kabupaten Bangka Barat agar segera melakukan rapat koordinasi untuk menyinergikan program kerja lintas sektoral.

"Upaya menguatkan sinergisitas program kerja lintas sektoral dalam upaya menjalankan langkah-langkah percepatan penurunan stunting yang telah disusun penting dilakukan agar aksi bisa segera direalisasikan sehingga angka prevalensi stunting di Bangka Barat dapat semakin turun di akhir 2024," katanya.

BKKBN Perwakilan Babel juga secara berkala melakukan pemantauan dan evaluasi agar intervensi yang dilakukan di pemerintah kabupaten/kota bisa cepat dan tepat sasaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Truk Seruduk Truk di Tol Ja...

Jakarta Terus Berupaya Mengejar Status Kota Layak Anak

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terus Berupaya Meng...
Olahraga
Gol Kevin Diks Melecut Sema...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.