Wapres Duterte Ancam Gali Makam Marcos Sr

Sabtu, 19 Okt 2024, 02:59 WIB

MANILA - Wakil Presiden Filipina, Sara Duterte, pada Jumat (18/10) mengancam akan menggali makam diktator Ferdinand Marcos Sr dan membuang jasadnya ke laut setelah perseteruan sengit memanas menjelang pemilu mendatang.

Keluarga Duterte dan Marcos berselisih pendapat di depan publik karena keduanya berupaya memperkuat basis dukungan saingan mereka dan mengamankan posisi kunci menjelang pemilihan paruh waktu tahun 2025 dan pemilihan presiden tahun 2028.

Ket. Foto: Wakil Presiden Filipina, Sara Duterte — Sumber: AFP/JAM STA ROSA 

Jasad Marcos Sr pada 2016 lalu dimakamkan di taman makam pahlawan setelah presiden saat itu, Rodrigo Duterte, ayah dari Wapres Duterte, menepis kritik publik bahwa diktator yang telah lama meninggal itu yang dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang meluas dan menggelapkan miliaran dollar, tidak pantas mendapatkan kehormatan tersebut.

Wapres Duterte, 46 tahun, mengatakan kepada wartawan pada Jumat bahwa ia telah menyampaikan ancaman tersebut kepada kakak perempuan petahan presiden, Senator Imee Marcos, dan memperingatkan keluarga mereka agar berhenti mengganggunya.

"Suatu hari nanti, saya akan ke sana. Saya akan mengambil jasad ayahmu dan membuangnya di Laut Filipina Barat," kata Sara Duterte. Juru bicara Presiden Marcos Jr, Cesar Chavez, mengatakan pihak istana kepresidenan tidak memberikan komentar mengenai masalah itu.

Wapres Duterte sebelumnya menghadapi ancaman pemakzulan di DPR, yang dipimpin oleh sepupu Presiden Marcos Jr, Martin Romualdez, yang juga diperkirakan akan mencalonkan diri pada tahun 2028.

Saling Tuduh

Pada Juni lalu, Sara Duterte mengundurkan diri dari jabatannya di kabinet sebagai menteri pendidikan setelah hubungan antara kedua keluarga mencapai titik kritis.

Beberapa bulan sebelumnya, mantan Presiden Rodrigo Duterte, ayah dari Sara Duterte, menuduh Presiden Marcos Jr sebagai pecandu narkoba, dan keesokan harinya Presiden Marcos Jr membalasnya dengan mengklaim kesehatan pendahulunya menurun karena penggunaan jangka panjang obat opioid. Namun keduanya tidak memberikan bukti atas tuduhan mereka.

Pada Jumat, Wapres Duterte mengatakan bahwa ia merasa dimanfaatkan setelah bekerja sama dengan Presiden Marcos Jr dalam pemilihan umum Mei 2022, yang mereka menangkan dengan telak.

"Bukan salah saya kalau kita berada di jalan menuju neraka ini," kata Sara Duterte. "Itulah sebabnya saya meninggalkan pemerintahan (karena) saya tidak suka dengan apa yang saya dengar di sana, saya tidak suka dengan apa yang saya lihat di sana," imbuh dia. AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.