- Home
-
- Luar Negeri
-
- Korban Jiwa Akibat Virus M...
Korban Jiwa Akibat Virus Mpox di Afrika Mencapai 1.100
Jumat, 18 Okt 2024, 08:36 WIBKIGALI - Pemerintah Afrika mendaftarkan 50 kematian baru akibat penyakit cacar monyet (monkey pox/mpox) dalam sepekan terakhir, menjadikan korban jiwa akibat wabah tersebut mencapai 1.100 sejak awal tahun, menurut data terbaru Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika (CDC Afrika) pada Kamis (17/10).
Direktur Jenderal CDC Jean Kaseya, dalam pengarahan pers mengatakan tahun ini sebanyak 42.438 kasus mpox telah dicatat di 18 negara Afrika.
Sebanyak 3.051 kasus didaftarkan selama sepekan terakhir, dengan wabah terbaru dilaporkan terjadi di Zimbabwe dan Zambia.
Wilayah Afrika Tengah menyumbang 86,4 persen dari semua kasus yang dilaporkan, menurut data.
Telah terjadi peningkatan 380 persen dalam kasus mpox tahun ini dibandingkan tahun lalu, kata Kaseya.
Mpox adalah penyakit virus, yang sebelumnya disebut monkeypox sebelum WHO mengubah namanya pada 2022 karena keluhan bahwa itu nama itu berbau rasis dan stigmatisasi.
Penyakit zoonosis ini dapat ditularkan ke manusia melalui kontak fisik yang erat dengan orang yang tertular atau hewan liar kecil, atau melalui bahan yang terkontaminasi.
Gejala umum mpox termasuk ruam atau lesi, serta demam seperti flu, sakit kepala dan otot, nyeri punggung, badan terasa lemas atau tidak bertenaga, dan kelenjar getah bening yang bengkak.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
TVRI Sebut Antusiasme Piala Dunia 2026 di Indonesia Terus Meningkat
-
Pasar Oro-Oro Dowo Malang Jadi Contoh Transformasi Pasar Rakyat Modern
-
Disdik DKI Buka Layanan Posko SPMB di Tiap Kota Administrasi Jakarta
-
Danrem 152/Baabullah Resmi Tutup TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai
-
Budaya Asli Jembrana Bali Kini Berstatus Warisan Budaya Takbenda
-
Kejagung Ajukan Kasasi Atas Vonis Bebas Delpedro dan Kawan-kawan di Kasus Demonstrasi Agustus 2025
-
Kapal Pesiar MV Hondius Dilarang Berlabuh, Nasib Penumpang dan ABK Tak Pasti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.