Perkuat Pemasaran, KBRI Sebut Produk Premium UMKM Miliki Potensi Tembus Pasar Thailand

Kamis, 17 Okt 2024, 00:26 WIB

Bangkok - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bangkok menyatakan bahwa produk-produk premium buatan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memiliki potensi untuk menembus pasar Thailand dan meningkatkan kinerja ekspor dalam negeri.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Thailand dan UNESCAP Rachmat Budiman di Bangkok, Rabu, mengatakan, dalam beberapa kali kesempatan pihaknya telah memberikan fasilitasi gratis kepada pelaku UMKM dalam negeri untuk mengikuti pameran di Thailand.

"Kami berikan kesempatan. Namun, saya menggarisbawahi, UMKM yang dipromosikan adalah yang berkualitas. Kita tidak ingin promosi inibackfirebagi kita," kata Rachmat.

Rachmat menjelaskan, Indonesia sebagai salah sau anggota G20, harus menunjukkan kepada pasar internasional bahwa produk buatan UMKM dalam negeri memiliki kualitas yang baik dan mampu diterima pasar dunia.

Menurut dia, apa yang dilakukan oleh Pemerintah Thailand perlu dicontoh agar pelaku UMKM dalam negeri naik kelas dan mampu menembus pasar di negara yang dijuluki Negeri Gajah Putih itu.

Salah satu hal yang dilakukan oleh Pemerintah Thailand adalah, produk-produk buatan UMKM dengan standard internasional dipamerkan pada pusat-pusat perbelanjaan yang diharapkan mampu menarik minat calon pembeli dari berbagai negara.

"Kita tidak akan tahu itu adalah produk UMKM karenapackagingbagus, kualitasnya bagus," katanya.

Ia menambahkan, salah satu produk yang diminati pasar Thailand adalah produk batik. Batik yang ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan Nonbendawi mampu menarik minat pasar di negara tersebut.

Pada saat memperkenalkan batik buatan pelaku UMKM, lanjutnya, pelaku usaha tersebut berniat memperkenalkan produk batik untuk kelas menengah ke bawah. Namun, Rachmat meminta pelaku UMKM itu untuk memperkenalkan batik kualitas premium.

"Pelaku usaha tidak yakin dengan produk yang mahal. Percaya atau tidak, pada saat UMKM itu membawa produk premium, pada hari pertama, batik dengan harga termahal habis terjual," katanya.

Potensi lain yang terbuka untuk pasar Thailand adalah makanan dan minuman dari para pelaku UMKM dalam negeri. Ia mengingatkan, jika pelaku UMKM ingin menembus pasar Thailand, harus mengutamakan kualitas produk.

Berdasarkan catatan, total perdagangan Indonesia dengan Thailand pada 2023 mencapai 17,47 miliar dollar AS. Sementara pada periode Januari hingga Agustus 2024, tercatat sebesar 11,65 miliar dollar AS.

Ekspor Indonesia pada 2023 sebesar 5,6 miliar dollar AS, dan sebesar 3,7 miliar pada periode Januari hingga Agustus 2024. Impor Indonesia, tercatat mencapai 10,14 miliar dollar AS pada 2023 dan 6,51 miliar pada periode Januari hingga Agustus 2024.

Sejumlah produk yang menyumbang kinerja ekspor Indonesia ke Thailand pada periode tersebut antara lain batu bara, mobil dan kendaraan bermotor, bagian dan aksesoris kendaraan bermotor, kawat tembaga, roti, kue kering atau biskuit.

Rachmat juga menjelaskan bahwa selain berusaha mempromosikan produk buatan UMKM dalam negeri ke pasar Thailand, pihaknya juga memperkenalkan berbagai potensi investasi di Indonesia termasuk pada sektor perbankan.

"Target utama promosi adalah untukbranding. KBRI juga melakukan forum bisnis untuk memberikan informasi kepada calon investor," katanya.

Salah satu grup perbankan asal Thailand, Kasikorn Bank telah melakukan investasi di Indonesia dengan menguasai 84,55 persen saham PT Bank Maspion Tbk. Bank tersebut didirikan pada 8 Juni 1945.

Dalam kesempatan itu, Senior Vice President Business Development and Partnership Chapter of Kbank Kittichart Petithat mengatakan bahwa Indonesia dinilai memiliki banyak keunggulan yang salah satunya adalah jumlah penduduk yang sangat besar.

"Indonesia punya banyak keunggulan, jumlah penduduk, stabilitas politik dan fundamental yang baik," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.