Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DLH Bantul Tekankan Pentingnya Gerakan Pilah Sampah di Masyarakat

📅 Rabu, 16 Okt 2024, 21:51 WIB | Oleh:
DLH Bantul Tekankan Pentingnya Gerakan Pilah Sampah di Masyarakat Doc: antara

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta menekankan pentingnya gerakan memilah sampah di masyarakat, meski pemerintah telah membangun beberapa tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST).

"Kami harapkan masyarakat tetap melakukan gerakan pilah sampah, karena itu yang utama," kata Kepala DLH Bantul Bambang Purwadi di Bantul, Rabu.

Menurut dia, dengan masyarakat melakukan gerakan pemilahan sampah sesuai dengan jenis sampah, maka dapat meringankan beban tenaga pilah yang ada di sarana pengelolaan sampah, misalnya di TPST Argodadi yang beroperasi dua bulan lalu.

"Karena di TPST Argodadi proses pemilahan sampah masih mempekerjakan dengan tenaga manusia, jadi kalau dari rumah tangga sampah itu sudah terpilah, maka beban petugas kita yang kerja di TPST akan sangat terbantu," katanya.

Dia juga mengatakan, dengan sampah yang sudah terpilah, maka masyarakat bisa mengolah atau mendaur ulang sampah menjadi barang yang bernilai, sementara sampah plastik yang tidak mudah terurai, bisa diangkut ke TPST untuk diproduksi bahan bakar alternatif atau refuse derived fuel (RDF).

"Jadi kuncinya pilah sampah sendiri, dan ini bisa memperlancar proses lebih lanjut. Karena seperti RDF itu bahan bakunya harus dari plastik, semakin banyak plastik yang masuk ke TPST, tentu volume RDF akan meningkat," katanya.

Dia mengatakan, terlebih produksi sampah rumah tangga di seluruh Bantul rata-rata sekitar 50-an ton per hari, sementara kapasitas pengolahan sampah di beberapa TPST Bantul saat ini masih sekitar 40-an ton per hari.

"Produksi sampah di Bantul untuk saat ini sekitar 50-an ton, sementara yang tertangani diTPST40 ton, makanya kita masih terus agar bagaimana budaya milah sampah dilakukan masyarakat. Dan kita berharap TPST Modalan segera kita operasikan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.