Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

New Delhi Larang Kembang Api Karena Polusi Udara

📅 Selasa, 15 Okt 2024, 02:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
New Delhi Larang Kembang Api Karena Polusi Udara Doc: AFP/DOMINIQUE FAGET
Ket. Larangan Kembang Api | Warga New Delhi menyalakan kembang api saat perayaan Diwali beberapa waktu lalu. Pada Senin (14/10), otoritas di New Delhi memerintahkan larangan penuh terhadap kembang api dalam upaya untuk mengekang polusi udara di ibu kota India itu.

NEW DELHI - Ibu kota India, New Delhi, pada Senin (14/10) memerintahkan larangan penuh terhadap kembang api dalam upaya untuk mengekang polusi udara di kota yang tingkat polusinya secara berkala menduduki peringkat terburuk di dunia. Larangan ini merupakan yang terketat dari serangkaian pembatasan terhadap menyalakan petasan.

"Akan ada larangan total terhadap produksi, penyimpanan, penjualan dan menyalakan semua jenis petasan," kata Komite Pengendalian Polusi Delhi dalam sebuah pernyataan. "Perintah ini dibuat dengan mempertimbangkan kepentingan publik untuk mengekang polusi udara yang tinggi," imbuh komite tersebut.

Larangan ini terjadi dua pekan sebelum perayaan Diwali, festival cahaya umat Hindu pada tanggal 1 November, di mana banyak orang menganggap kembang api sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan. Festival yang spektakuler dan penuh warna ini melambangkan kemenangan cahaya atas kegelapan, sebuah perayaan dewi Hindu Lakshmi.

New Delhi selalu diselimuti kabut asap tebal setiap musim gugur yang terutama disebabkan oleh pembakaran jerami oleh petani di wilayah tetangga, tetapi lonjakan penggunaan kembang api sekitar Diwali memperparah masalah tersebut. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.