Timnas Mesti Minimalkan Kesalahan

Senin, 14 Okt 2024, 07:04 WIB

JAKARTA - Tim nasional Indonesia harus segera melupakan hasil imbang 2-2 melawan Bahrain di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Meski telah tampil penuh semangat dan sempat unggul, skuad Garuda gagal mempertahankan keunggulan di menit-menit akhir. Momen itu harus menjadi pelajaran penting sebelum menghadapi laga berikutnya melawan Tiongkok, Selasa (15/10).

Laga dramatis yang digelar di Bahrain National Stadium Kamis lalu memperlihatkan perjuangan keras Skuad Garuda. Hasil imbang ini harus diterima namun juga harus menjadi pelajaran berharga sebelum menghadapi laga berikutnya.

Ket. Foto: awasi latihan Timnas I Pelatih Shin Tae-yong mengawasi latihan Timnas Indonesia sebelum menghadapi laga berikutnya melawan Tiongkok, Selasa (15/10). — Sumber: Foto: PSSI

Timnas Indonesia kini harus mengalihkan fokus sepenuhnya untuk laga melawan Tiongkok yang akan menjadi tantangan berat. Pengamat sepak bola Akmal Marhali mengatakan, mampu meminimalkan kesalahan adalah kunci bagi para pemain Indonesia untuk memperbaiki performa.

Dalam pertandingan melawan Bahrain, tercatat bahwa Indonesia melakukan 27 pelanggaran, jauh lebih banyak dibandingkan dengan Bahrain yang hanya melakukan 10 pelanggaran. "Statistik kesalahan ini menunjukkan bahwa Indonesia harus lebih berhati-hati dalam mengontrol permainan," katanya.

Keunggulan sementara yang tidak bisa dipertahankan hingga peluit akhir menunjukkan bahwa ada aspek mental yang perlu diperbaiki, terutama dalam konsentrasi di menit-menit akhir. Selain itu, serangan balik cepat yang sering diandalkan oleh Indonesia terbukti efektif.

Ini seperti terlihat dari gol kedua yang diciptakan Rafael Struick. Bermain melawan Tiongkok yang dikenal memiliki fisik kuat dan taktik yang disiplin, tentu memerlukan persiapan ekstra. Indonesia harus belajar dari kesalahan yang terjadi di laga melawan Bahrain. Ini terutama dalam menjaga intensitas permainan dan tidak terlalu cepat kehilangan bola.

Rata-rata usia skuad Indonesia yang lebih muda dibandingkan Bahrain juga menjadi poin positif. Namun pengalaman dan mentalitas masih menjadi tantangan. Dengan rata-rata usia pemain 26,4 tahun, para pemain Indonesia harus lebih matang dalam mengambil keputusan di lapangan, terutama saat dalam tekanan tinggi.

Pelatih Shin Tae-yong harus mampu membangkitkan mental para pemain untuk kembali fokus dan tampil lebih percaya diri melawan Tiongkok. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.