Tadej Pogacar Samai Rekor Legenda Balap Sepeda Dunia

Senin, 14 Okt 2024, 06:57 WIB

COMO, ITALIA - Tadej Pogacar memenangkan ajang balap sepeda Il Lombardia untuk keempat kalinya berturut-turut, Minggu (13/10). Torehan itu menyamai rekor kemenangan beruntun yang dicatat oleh legenda balap sepeda dunia Fausto Coppi lebih dari tujuh dekade lalu.

Pogacar yang merupakan juara dunia balap sepeda itu mengakhiri tahun 2024 dengan prestasi luar biasa. Dia juga meraih gelar Tour de France dan Giro d'Italia serta menyamai prestasi Coppi. Coppi memenangkan Il Lombardia sebanyak lima kali, termasuk empat kemenangan berturut-turut antara tahun 1946 hingga 1949.

Ket. Foto: Pogacar lewati finis I Pembalap Tim UEA Tim ­Emirates asal Slovenia, Tadej Pogacar meng­angkat sepedanya setelah melewati garis finis untuk memenangkan Giro di Lombardia (Tour of Lombardy) edisi ke-118, lomba bersepeda sepanjang 252 km dari Bergamo ke Como, Minggu (13/10). — Sumber: Marco BERTORELLO / AFP

Pogacar melesat di tanjakan Colma di Sormano, 48,5 kilometer dari garis finis dalam balapan sepanjang 255 km yang dijuluki "Race of the Falling Leaves." Setelah mendapatkan bantuan dari timnya, UAE Team Emirates, Pogacar melesat sendirian dan meraih kemenangan keduanya berturut-turut sejak mengenakan jersey pelangi di Zurich dua pekan lalu.

"Saya memang merencanakan ini. Saya paham bila bisa menciptakan jarak yang cukup di sana, akan bisa sampai ke garis finis," ujar Pogacar. Pogacar finis lebih dari tiga menit di depan juara Olimpiade dua kali Remco Evenepoel, yang kembali ke lokasi tempat dia mengalami kecelakaan parah empat tahun lalu. Pembalap dari tim Lidl-Trek, Giulio Ciccone, melengkapi podium dengan tertinggal 4 menit 31 detik dari Pogacar.

Pogacar yang berusia 26 tahun itu merayakan kemenangan dengan mengangkat sepedanya di garis finis. Perayaan itu seperti yang dia lakukan delapan bulan lalu ketika membuka musim yang hampir sempurna dengan kemenangan di balapan besar Italia lainnya, Strade Bianche.

"Seperti memulai musim, saya juga mengakhirinya dengan cara yang sama. Rasanya menyenangkan mengangkat sepeda. Saya harap ini menghasilkan foto yang bagus," ucap Pogacar. Pogacar sudah menjadi pembalap sepeda pertama yang memenangkan triple crown: Tour de France, Giro d'Italia, dan Kejuaraan Dunia. Kemenangan kali ini merupakan yang ke-25 bagi Pogacar di tahun 2024.

Selain kemenangan tersebut, Pogacar juga memenangkan Liege-Bastogne-Liege untuk kedua kalinya, enam etape di Tour dan Giro, Tour of Catalonia, Grand Prix Montreal, serta Giro dell'Emilia akhir pekan lalu. Prestasi ini menempatkan Pogacar sebagai penerus Fausto Coppi dan juga Eddy Merckx, pembalap sepeda terhebat sepanjang masa. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.