Perlu Edukasi Setop 'Bullying' Sejak Daini

Sabtu, 12 Okt 2024, 01:50 WIB

JAKARTA - Para murid perlu sejak dini mendapat edukasi siaga bencana, antitawuran, dan setop perundungan. "Isu mengenai setop perundungan, antisipasi tawuran dan kesehatan reproduksi perlu ditanamkan sedari dini pada generasi muda," jelas Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma, di Jakarta, Jumat.

Menurut Dhany, sejak dini perlu adanya tahapan edukasi yang dilakukan orang tua ataupun guru kepada anak usia hingga remaja terkait kasus-kasus yang marak. Harapannya, mereka benar-benar bisa memahami dan menjadi agen sosial dalam penanganan bencana, setop perundungan, tawuran, serta kesehatan reproduksi.

Ket. Foto: Polsek Cempaka Putih terus menggencarkan penyuluhan sekaligus deklarasi anti tawuran di SMK Negeri 39 Jakarta, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (10/10). — Sumber: ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Pusat

Dhany mengapresiasi kegiatan seminar rutin yang merupakan kolaborasi organisasi nonpemerintah atau Lembaga Swadaya Masyarakat bersama Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat dan Unik Kerja Perangkat Daerah terkait.

Pada hari Rabu (9/10) lalu, sebanyak 111 pelajar SMA Negeri 10 Jakarta mengikuti seminar sehari. Seminar bertema "Pelajar Tangguh dalam Kebencanaan, Antisipasi Tawuran dan Kesehatan Reproduksi."

Tidak hanya mengedukasi dari aspek medis, materi yang disampaikan juga berisi pesan moral tentang norma agama dan budaya di tengah masyarakat. Siswa juga diberikan pemahaman terkait kesiapsiagaan bencana banjir, kebakaran, dan gempa bumi.

Pada awal September, polisi menangkap pelaku tawuran di bawah jembatan layang kereta api di Jalan Pangeran Jayakarta, Mangga Besar Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Kasus ini menewaskan seorang pelajar.

Aksi tawuran terjadi Minggu (8/9) dini hari pukul 03.00 WIB dan menewaskan seorang pelajar asal Tanjung Priok berinisial MF (17).

Lalu, akhir September kepolisian menetapkan lima pelajar sebagai tersangka. Sebab membawa senjata tajam untuk tawuran. Bahkan ada yang menyiram anggota kepolisian dengan air keras di kawasan Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat, Senin (30/9) malam.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

Berita Terbaru

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.