Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dokter: Nutrisi pada Susu Pertumbuhan Dapat Mengatasi Masalah Gizi

📅 Jumat, 11 Okt 2024, 16:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dokter: Nutrisi pada Susu Pertumbuhan Dapat Mengatasi Masalah Gizi Doc: ANTARA FOTO/Ampelsa
Ket. Pekerja menunjukkan susu kambing jenis etawa hasil perahannya di usaha peternakan kambing perah Kutaraja Aqiqah, Desa Rumpet, Kecamatan Krueng Baruna Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Senin (7/10).

JAKARTA - Dokter spesialis anak, dr Dian Sulistya Ekaputri, menyebutkan kandungan gizi yang terdapat pada susu pertumbuhan dapat mengatasi tiga masalah malnutrisi di Indonesia, yakni kekurangan gizi, gizi berlebih, dan kekurangan mikronutrien.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (11/10), Dian menyebutkan bahwa kekurangan gizi seringkali terlihat pada anak-anak dengan stunting (pertumbuhan terhambat) atau wasting (berat badan sangat rendah). Selain masalah fisik, katanya, anak-anak yang mengalami kekurangan gizi dapat menghadapi risiko perkembangan mental yang terhambat, serta masalah kesehatan yang serius.

"Sementara gizi berlebih akibat dari konsumsi makanan tinggi kalori tetapi rendah gizi ini sering mengarah pada obesitas, diabetes, dan berbagai penyakit tidak menular lainnya. Hal ini tidak terlepas dari perubahan gaya hidup dan pola makan yang lebih terfokus pada makanan cepat saji dan rendah nutrisi," kata dia menuturkan.

Di sisi lain, kekurangan mikronutrien, seperti vitamin, zat besi, dan yodium, sering kali tersembunyi dan sulit dikenali, namun dampaknya bisa sangat besar, seperti anemia akibat kekurangan zat besi, atau gangguan penglihatan dan sistem kekebalan akibat kekurangan vitamin A.

Oleh karena itu, dia menilai perlunya sumber asupan yang dapat memenuhi gizi yang dibutuhkan untuk mengatasi persoalan nutrisi tersebut, salah satunya adalah susu, yang memiliki sejumlah manfaat.

Dia mencontohkan, susu formula dan pertumbuhan yang mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan anak untuk tumbuh kembang secara optimal seperti zat besi dan vitamin C.

"Susu pertumbuhan ada juga yang dilengkapi dengan IronC, yaitu kombinasi unik zat besi dan vitamin C, yang dapat mendukung penyerapan zat besi hingga 2 kali lipat," kata Dian.

Selain itu, manfaat susu formula juga dapat mendukung perkembangan intelegensi yang dibutuhkan di masa pertumbuhan seperti kemampuan belajar, kreativitas, hingga kemampuan dalam memecahkan masalah.

"Nutrisi yang terkandung dalam susu formula dapat memberikan dukungan yang dibutuhkan untuk kemampuan belajar, kreativitas, dan pemecahan masalah," ucap Dr Dian Sulistya Ekaputri. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.