Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Intervensi Pasar demi Jaga Stabilitas Harga Minyak Goreng di Kalteng

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 12:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bulog Intervensi Pasar demi Jaga Stabilitas Harga Minyak Goreng di Kalteng Doc: ANTARA
Ket. Tim gabungan dari Pemprov Kalteng, Bulog, TNI-Polri dan lainnya melakukan peninjauan ke Pasar Besar Palangka Raya, Kamis (5/2/2026).

PALANGKA RAYA – Bulog Wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) telah melakukan pemesanan Minyakita di tiga pabrik besar untuk ketersediaan dalam memenuhi kebutuhan minyak goreng masyarakat termasuk saat Ramadhan maupun Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Ini sekaligus sebagai upaya Bulog berperan aktif menjaga stabilitas harga minyak goreng di pasaran," terang Kepala Kantor Bulog Wilayah Kalteng Budi Sultika di sela-sela peninjauan pasar di Palangka Raya, Kamis (05/2).

Budi mengatakan saat peninjauan lapangan yang baru saja pihaknya lakukan bersama tim gabungan, masih ditemukan Minyakita yang dijual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp15.700 per liter.

"Tadi kita lihatkan kisarannya Rp16.800–Rp18.000 per liter, itu kan di atas HET ya," katanya.

Kondisi ini menjadi perhatian pihaknya. Adapun penjualan yang melebihi HET tersebut, diperkirakan lantaran stok yang dimiliki pedagang berasal dari swasta.

"Jadi kalau ditemukan sekarang minyak yang mahal di atas ketentuan, itu minyak yang memang bukan dari BUMN," ujarnya.

Oleh karena itu, sebagai salah satu upaya nyata dalam menstabilkan harga minyak goreng khususnya Minyakita, pihaknya telah melakukan pemesanan hingga 1,9 juta liter di tiga pabrik besar yang nantinya diperuntukkan ke seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

"Nanti akan kami sebar hingga akhir Februari, dan ditargetkan dalam beberapa minggu ini agar harga Minyakita dapat turun," jelas Budi.

Adapun upaya intervensi ini sebagai tindaklanjut pihaknya terhadap mandat yang diterima BUMN dari pemerintah untuk bergerak aktif menjaga stabilitas harga minyak goreng.

Mandat dimaksud yakni Permendag Nomor 43 Tahun 2025 untuk mendistribusikan 35 persen dari total kuota domestic market obligation (DMO) Minyakita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.