Bisnis Asuransi Syariah di Indonesia Kian Prospektif
Jumat, 11 Okt 2024, 06:00 WIBJAKARTA - Potensi Asuransi Syariah di Indonesia sangat prospektif karena Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbesar di dunia yaitu sekitar 13 persen. Hal itu yang menyebabkan produk asuransi syariah terus tumbuh sejak diluncurkan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan aset asuransi jiwa syariah berkontribusi sebesar 5,6 persen terhadap total asuransi jiwa secara umum pada 2022. Sedangkan, asuransi umum syariah memiliki pangsa pasar sebesar 3,7 persen.
Otoritas juga melaporkan porsi kontribusi dari penjualan asuransi jiwa syariah mencapai 11,8 persen atau naik signifikan dari 5,8 persen pada lima tahun sebelumnya.
CEO Asuransi Kitabisa, Bryan Silfanus di Jakarta, Rabu (9/10) mengatakan potensi besar keuangan syariah di Indonesia itulah yang mendorong pihaknya ikut berkontribusi dan berinovasi dalam menyediakan layanan yang sesuai dengan prinsip syariah.
Meski demikian, Asuransi Kitabisa tidak hanya fokus pada pertumbuhan tetapi juga pada tata kelola yang baik, transparan dan sesuai nilai-nilai syariah.
Bryan mengatakan Asuransi Kitabisa memastikan dana bersama anggota dikelola secara amanah. Perusahaan memanfaatkan teknologi digital untuk memberikan akses yang cepat dan mudah serta transparansi dalam setiap tahapnya.
"Dengan misi mengembalikan semangat saling jaga pada asuransi, Asuransi Kitabisa berkomitmen menciptakan produk dengan prinsip BASIC; Baik, Simpel, dan Canggih.
Baik karena akadnya tolong-menolong (tabarru'). Simpel karena produk yang dipasarkan simpel, begitu juga cara bergabung, dan proses klaimnya. Canggih karena menggunakan teknologi untuk memvisualkan konsep tolong-menolong secara konkret. Kami berharap Asuransi Kitabisa dapat menjembatani semangat Saling Jaga secara adil dan transparan," jelasnya.
Produk yang dijalankan jelasnya sesuai prinsip syariah dan dimulai dari produk asuransi jiwa syariah murni dengan nama SalingJaga Keluarga. Perlindungan tersedia dengan pilihan santunan hingga 2 miliar rupiah.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Vitto Budi
Berita Terkait:
-
Whoosh Ngebut Lagi, 62 Perjalanan Siap Layani Penumpang
-
Pegula Jaga Asa Final Perdana di Dubai
-
The Spine: Ambisi Mesir Membangun Kota Masa Depan
-
Bayern Percaya Diri Atasi Gladbach
-
Kemenpar Sebut Ajang DXI 2026 Perkuat Posisi Wisata Petualangan Indonesia
-
Satgas Pangan Maluku Perketat Pengawasan terhadap Distributor
-
Era Perbankan Tanpa Batas 2026: Accenture Ungkap 6 Tren Utama yang Mengubah Industri
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.