Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mantap! KAI Palembang Hadirkan Rumah Singgah di Stasiun Terpencil

📅 Kamis, 10 Okt 2024, 17:17 WIB | Oleh:
Mantap! KAI Palembang Hadirkan Rumah Singgah di Stasiun Terpencil Doc: ANTARA/HO-KAI Palembang
Ket. Rumah singgah milik PT KAI Divre III Palembang.

PALEMBANG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre III Palembang menghadirkan rumah singgah di stasiun terpencil sebagai wujud kepedulian dan mendukung fasilitas pekerja di perusahaan itu.

Manajer Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti di Palembang, Kamis, mengatakan rumah singgah tersebut dibangun di stasiun-stasiun tertentu sebagai fasilitas akomodasi bagi pegawai operasional yang berdinas, sehingga tidak perlu pulang saat larut malam.

"Kami menyadari bahwa pekerja merupakan aset terpenting perusahaan. Di Sumatera Bagian Selatan, terdapat beberapa stasiun yang berlokasi di tempat terpencil, bahkan tengah hutan yang sangat sulit dijangkau. Ada potensi pegawai kami berhadapan dengan binatang buas atau potensi kejahatan lainnya yang mengancam keselamatan jiwa apabila melakukan perjalanan di malam hari ," katanya.

Ia menjelaskan fasilitas tersebut disediakan agar para pekerja jauh lebih nyaman, sehingga akan lebih fokus dalam melayani pelanggan ataupun operasional perjalanan kereta api. Hal tersebut secara tidak langsung akan berdampak juga pada keselamatan perjalanan kereta api dan peningkatan kinerja.

Hingga saat ini di Divre III Palembang terdapat 9 rumah singgah yang berlokasi di Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Lahat, yaitu di stasiun Payakabung (1 unit), stasiun Serdang (1 unit), dan stasiun Karang Endah ( 1 unit).

Selain itu,stasiun Gunung Megang (1 unit), stasiun Muara Gula (1 unit), stasiun Muaralawai (2 unit) dan stasiun Sukacinta (2 unit), nantinya secara bertahap dibangun fasilitas serupa di wilayah operasional Divre III Palembang.

Rumah singgah tersebut memiliki fasilitas yang nyaman, seperti AC, dapur, kamar tidur dengan fasilitas lengkap, kamar mandi, TV, sofa dan fasilitas pendukung lainnya, dan didesain dengan arsitektur menyesuaikan Rumah Adat Sumatera Selatan, yaitu Rumah Limas.

Rumah singgah dibuat dengan gaya panggung menggunakan perpaduan eksterior bahan kayu jati berkualitas tinggi.

"Rumah singgah dibangun di atas lahan KAI yang berlokasi di dekat stasiun-stasiun terpenciluntuk menunjang efektivitas dan efisiensi waktu bekerja pegawai KAI dalam menunjang pelayanan yang jauh lebih prima," kataAida.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

50 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.