Dalam Sehari Indonesia Dilanda Hingga 10 Kali Bencana Alam

Kamis, 10 Okt 2024, 22:31 WIB

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)Suharyanto menyebut bahwa Indonesia dilanda 10 kali bencana dalam sehari, terlihat dari jumlah ribuan bencana yang terjadi setiap tahunnya.

"Jadi kalau kita rata-ratakan dalam satu hari minimal 10 kali bencana (di Indonesia)," kata Suharyantodi Banda Aceh, Kamis.

Pernyataan itu disampaikannyadalam pidato penutupan rangkaian kegiatan peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2024 di Balai Meuseuraya Aceh, Banda Aceh.

Suharyanto mengatakan, angka peristiwa bencana di Indonesia setiap tahunnya sangat fluktuatif, di mana pada 2021 sebanyak 4.042 kali bencana.

Kemudian, pada 2022 sedikit mengalami penurunan menjadi 3.544 kali. Lalu, kembali meningkat pada 2023 yakni mencapai 5.400 kali bencana. Sehingga, jika di rata-rata lebih kurang sampai 10 kali per harinya.

Karena itu, kata dia, jangan heran ketika hari ini BNPB melaksanakan acara seremonial di Banda Aceh, tetapi tiga kabupaten di Aceh juga sedang mengalami musibah bencana.

"Sekarang mungkin di Riau, Palembang, dan Kalimantan Tengah BNPB sedang sibuk memadamkan api, ada kebakaran hutan dan lahan di sana. Sementara di Aceh masih ada banjir dan longsor. Itulah realita yang tidak bisa kita hindari," ujarnya.

Ia menuturkan, pada dasarnya semua pihak tidak bisa mencegah terjadinya bencana alam, terutama bencana gempa bumi dan tsunami atau gunung meletus.

Apalagi, sampai hari ini belum ditemukan teknologi yang dapat memperkirakan dengan pasti kapan bencana gempa bumi dan tsunami terjadi.

Maka dari itu, upaya yang harus dilakukan bersama adalah bagaimana berusaha untuk meminimalisasidampak yang ditimbulkan dari sebuah peristiwa bencana alam tersebut.

Kata dia, upaya menekan dampak bencana terbilang berhasil, terlihat dari jumlah korban, baik yang meninggal, luka-luka, rumah masyarakat yang rusak, infrastruktur rusak, sudah mulai menunjukkan penurunan.

"Untuk 2024, alhamdulillah meskipun masih ada beberapa bulan lagi ke depan, memang ada kebakaran hutan dan lahan yang belum kita hitung. Tapi kita pastikan lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya, ini berkat kerja keras kita semua," ujarSuharyanto.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Senin 24 Agustus 2026 Naik, Segini Harga Terbarunya

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.